Puncak Angkutan Lebaran 2026, Okupansi KA Jarak Jauh Tembus 150 Persen
Selasa, 24 Maret 2026 | 07:05 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan signifikan tingkat okupansi kereta api (KA) jarak jauh selama masa angkutan Lebaran 2026. Berdasarkan data hingga Minggu (22/3/2026), puncak okupansi terjadi dengan jumlah pelanggan mencapai 242.773 orang dalam satu hari.
Angka tersebut dikatakan setara 150,7% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia. Angka tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang masa angkutan Lebaran 2026.
Secara tren, tingkat okupansi KA jarak jauh terus meningkat sejak 11 Maret hingga 1 April 2026. Bahkan sejak 13 Maret, tingkat keterisian telah melampaui 100% dan bertahan di level tinggi.
“Puncaknya terjadi pada Minggu (22/3/2026) dengan 242.773 pelanggan atau 150,7% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia,” ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba dalam keterangan resminya, dikutip Senin (23/3/2026).
Ia menjelaskan, okupansi lebih dari 100% tersebut adalah hal wajar dalam operasional kereta api jarak jauh. Dalam satu perjalanan, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan dengan relasi berbeda, sehingga jumlah penumpang dapat melebihi kapasitas tempat duduk dalam satu rangkaian.
"Skema ini memungkinkan jumlah pelanggan yang dilayani lebih besar dibandingkan jumlah kursi yang tersedia dalam satu lintas perjalanan,” imbuhnya.
Memasuki Senin (23/3/2026), tingginya okupansi masih berlanjut. Hingga pukul 09.00 WIB, tingkat okupansi KA jarak jauh tercatat mencapai 139,1% dengan jumlah pelanggan sebanyak 222.948 orang.
Secara kumulatif, penjualan tiket angkutan Lebaran 2026 juga terus mendekati kapasitas. Dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan, sebanyak 4.028.839 tiket telah terjual atau sekitar 89,6%.
Sementara khusus untuk KA jarak jauh, tingkat keterisian disebut hampir penuh, yakni mencapai 98,2% dari total kapasitas yang tersedia. Sementara itu, KA lokal masih mencatat okupansi lebih rendah di angka 56,2% dengan potensi peningkatan menjelang hari keberangkatan.
Dengan capaian tersebut, masih tersedia 469.857 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk arus balik. Rinciannya, sebanyak 63.772 kursi tersedia pada KA jarak jauh, sedangkan 406.085 kursi lainnya masih tersedia pada KA lokal.
Di tengah tingginya permintaan, KAI mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan alternatif perjalanan, seperti memilih tanggal keberangkatan yang berbeda, relasi alternatif, maupun layanan connecting train untuk mendapatkan tiket arus balik.
"KAI mengajak masyarakat segera merencanakan perjalanan arus balik dengan baik agar perjalanan berlangsung lebih nyaman, lancar, dan menyenangkan bersama kereta api,” tutup Anne.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




