ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Terungkap! Palang Pintu Belum Ditutup Saat Kereta Bandara Tabrak Truk

Jumat, 20 Februari 2026 | 15:05 WIB
W
HH
Penulis: Wahroni | Editor: HP
Kereta Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta menabrak sebuah truk trailer di dekat Stasiun Poris, Kota Tangerang, Jumat 20 Februari 2026.
Kereta Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta menabrak sebuah truk trailer di dekat Stasiun Poris, Kota Tangerang, Jumat 20 Februari 2026. (Beritasatu.com/Wahroni)

Tangerang, Beritasatu.com - Palang pintu perlintasan sebidang di dekat Stasiun Poris, Kota Tangerang, dilaporkan belum tertutup saat terjadi kecelakaan antara kereta Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta dan truk trailer, Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 06.07 WIB.

Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Nopta Histaris Suzan mengatakan, berdasarkan hasil tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP), truk trailer gandeng tersangkut di rel saat melintas di perlintasan tersebut.

“Pagi ini kami mendapatkan informasi kejadian di wilayah hukum Tangerang Kota, telah terjadi laka lantas antara truk trailer gandeng dengan kereta api commuter jurusan dari Bandara Soekarno-Hatta ke wilayah Tangerang. Dari temuan kami saat TPTKP, kecelakaan terjadi sejak 06.07 WIB. Truk gandeng atau trailer tadi menyangkut di rel kereta,” ujar Nopta kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

Menurut Nopta, saat truk melintasi perlintasan sebidang, kendaraan mengalami kesulitan hingga akhirnya tersangkut di rel. Pada waktu bersamaan, kereta melintas dan menabrak bagian tengah truk, tepatnya di antara kepala truk dan muatan tempelannya.

Dari keterangan saksi, sopir, serta rekaman CCTV di lokasi, palang pintu disebut masih dalam kondisi terbuka saat truk melintas.

“Dari keterangan saksi, sopir, ataupun kami melihat langsung dari CCTV yang ada di lokasi, artinya palang pintu belum ada upaya penutupan. Masih terbuka lebar dan di CCTV juga jelas apa yang sudah terjadi sebelum ditutup itu, sudah kami lihat langsung dari rekaman,” jelasnya.

Terkait sistem peringatan, Nopta menyebut sirine perlintasan sempat dibunyikan oleh petugas sebagai tanda peringatan. Namun, diduga tidak diindahkan oleh pengemudi kendaraan.

“Sirine tadi keterangan dari petugas, dia sempat melakukan upaya-upaya untuk memberitahu masinis dan sirine sudah dibunyikan. Namun, ada upaya untuk tidak diindahkan daripada kendaraan dan juga memang satu sisi kendaraan melihat palang pintu belum ditutup. Jadi, memang nanti kita harus dalami dan kita laporkan perkembangannya lebih lanjut,” katanya.

Polisi menyatakan masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan unsur kelalaian maupun faktor teknis lainnya.

Aparat telah melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kejadian. Koordinasi juga dilakukan dengan instansi terkait guna mempercepat evakuasi truk dan bagian rangkaian kereta yang mengganggu jalur rel.

Sejumlah pihak telah diperiksa, termasuk sopir, kernet truk, saksi di lokasi, serta petugas palang pintu. Mereka menjalani pemeriksaan di Unit Gakkum Polres Metro Tangerang Kota.

Diketahui, truk tersebut mengangkut sekoci yang diperuntukkan bagi penanggulangan bencana.

Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa. Kereta yang terlibat dilaporkan dalam kondisi tanpa penumpang saat kejadian berlangsung.

Alhamdulillah tidak ada korban jiwa karena kereta api tadi masih kosong, tidak ada penumpang,” pungkas Nopta.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kereta Bandara Tabrak Truk di Poris, Penumpang Terlantar di Stasiun

Kereta Bandara Tabrak Truk di Poris, Penumpang Terlantar di Stasiun

BANTEN

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT