Viral LCC 4 Pilar, Shindy Lutfiana Ternyata Pernah Ikut Kompetisi MC
Rabu, 13 Mei 2026 | 00:03 WIB
Tangerang, Beritasatu.com – Nama Shindy Lutfiana Al Aziz menjadi sorotan publik seusai tampil sebagai pembawa acara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, pada 9 Mei 2026.
Penampilannya menuai perhatian setelah sejumlah pernyataannya saat memandu acara dinilai tidak profesional dan viral di media sosial.
Shindy memang punya bakat menjadi pembawa acara atau master of ceremony (MC). Dia pernah ikut kompetisi Tangerang MC Competition 2025 dan berhasil masuk dalam 30 besar. Namun, dia gugur dalam tahapan selanjutnya.
Informasi itu seperti yang pernah diunggah melalui akun Instagram Prokompim Kota Tangerang.
“Selamat untuk 30 peserta Tangerang MC Competition 2025 yang lanjut ke tahap selanjutnya. Untuk info tahap selanjutnya, seluruh peserta akan dihubungi langsung oleh panitia ya,” tulis akun tersebut seperti dikutip Beritasatu.com, Selasa (12/5/2026).
Namun, saat pengumuman 10 besar dirilis, nama Shindy sudah tidak lagi tercantum dalam daftar peserta yang lolos ke tahap berikutnya.
Sorotan terhadap Shindy bermula saat dirinya memandu babak final LCC Empat Pilar MPR RI di Kalimantan Barat. Salah satu ucapannya, “mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja,” menuai kritik dari warganet dan sejumlah kalangan karena dinilai tidak tepat disampaikan oleh seorang pembawa acara.
Menanggapi polemik tersebut, Shindy akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka melalui media sosial. Dalam klarifikasinya, ia mengaku menyesali ucapan tersebut dan menyadari pernyataannya telah menimbulkan kekecewaan, khususnya bagi peserta lomba dan masyarakat Kalimantan Barat.
“Dengan segala kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas semua ucapan saya,” tulis Shindy.
Ia menyebut peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting agar lebih berhati-hati dan bijaksana dalam memilih diksi saat tampil di ruang publik.
“Peristiwa ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi saya untuk lebih berhati-hati, bijaksana, serta lebih cermat dalam memilih dan menggunakan diksi ketika menjalankan tugas di ruang publik,” lanjutnya.
Shindy berharap permohonan maaf yang disampaikannya dapat diterima dan menjadi evaluasi untuk tampil lebih baik ke depan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




