ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Survei LSI Januari 2024: Elektabilitas Prabowo-Gibran dan Anies-Muhaimin Naik, Ganjar-Mahfud Turun

Sabtu, 20 Januari 2024 | 19:36 WIB
AF
SL
Penulis: Anisa Fauziah | Editor: LES
Pasangan calon (paslon) urut dua, Prabowo dan Gibran saat tiba di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 22 Desember 2023.
Pasangan calon (paslon) urut dua, Prabowo dan Gibran saat tiba di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 22 Desember 2023. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei nasional elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden untuk Januari 2024, yang memperlihatkan pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka meraih tingkat elektabilitas tertinggi 47 persen.

“Di Januari ini kami menemukan tingkat dukungan kepada pasangan Prabowo-Gibran di angka 47%, naik sedikit dibandingkan pada awal Desember. Jadi selama sebulan walaupun tidak signifikan ada kecenderungan naik 1,4% dari sebelumnya 45,6%.” ujar Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam paparan hasil survei yang dirilis secara live melalui akun YouTube Lembaga Survei Indonesia, Sabtu, (20/1/2024).

Di belakang Prabowo-Gibran, ada pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dengan tingkat elektabilitas 23,2 persen. Sedangkan pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD cenderung mengalami penurunan di angka 21,7 persen.

ADVERTISEMENT

“Yang justru turun adalah pasangan Ganjar Mahfud turun sekitar 2% dari 23,8% menjadi 21,7% turunnya, dan itu tidak dibarengi dengan penurunan dari para pemilih yang menyatakan belum punya pilihan atau tidak mau menjawab atau seringkali disebut sebagai pemilih mengambang yang jumlahnya 8%,” ungkap Djayadi.

Kenaikan pasangan nomor urut 1 dan 2 nyaris sama, tidak begitu signifikan dibandingkan periode Oktober-Desember 2023, kini kenaikan sekitar 1 persen. Kenaikan elektabilitas Prabowo-Gibran cenderung mencolok pada periode Oktober 2023 dari 35,9% melesat pada Desember 2023 menjadi 45,6%.

“Jadi ada perubahan yang besar sekali dari Oktober ke Desember, misalnya Prabowo Subianto-Gibran pada Oktober berada di posisi 36, lalu naik melompat menjadi 45,6 pada Desember, lalu setelah itu sebulan tidak banyak pergerakan hanya ada perubahan sekitar 1%,” katanya.

LSI juga melihat penurunan elektabilitas signifikan yang dialami Ganjar-Mahfud. Tercatat posisi Ganjar-Mahfud pada periode Oktober-Desember 2023 selalu berada pada posisi kedua di belakang Prabowo-Gibran. Namun kini elektabilitasnya terus merosot hingga menempati urutan ketiga.

“Sebaliknya pemilih Ganjar itu mengalami penurunan yang signifikan mulai Oktober sampai dengan sekarang terus mengalami penurunan. Biasanya pasangan Ganjar-Mahfud itu berada pada posisi nomor dua, sekarang disalip oleh pasangan Anies-Muhaimin sedikit di atas walaupun masih belum signifikan yaitu 23,2 berbanding 21,7% jadi 1% lebih keunggulannya,” ujarnya.

LSI mengungkap alasan responden memilih, berdasarkan karakteristik yang dimiliki masing-masing calon. Bagi pemilih paslon nomor urut 2 karena ketegasan, keberanian, hingga kewibawaan yang melekat pada paslonnya.

“Pasangan Anies-Muhaimin alasan utama karena persoalan ingin perubahan. Pasangan Prabowo-Gibran alasan utamanya yang nomor satu tegas berani dan berwibawa. Sedangkan yang memilih Ganjar-Mahfud itu alasannya bukan soal karakteristik personal tetapi soal bahwa mereka merasa pasangan 3 ini dianggap paling meyakinkan,” kata Djayadi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kejaksaan Paling Dipercaya, Prabowo Dinilai Tegas Lawan Korupsi

Kejaksaan Paling Dipercaya, Prabowo Dinilai Tegas Lawan Korupsi

NASIONAL
Survei LSI: Kejaksaan Pimpin Kepercayaan Publik Ungguli KPK

Survei LSI: Kejaksaan Pimpin Kepercayaan Publik Ungguli KPK

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon