TKD Prabowo-Gibran Jakarta Bantu Polisi Rekayasa Lalin Saat Kampanye Akbar di GBK Besok
Kamis, 8 Februari 2024 | 16:27 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Jakarta akan membantu polisi melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) pada kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK) pada Sabtu (9/2/2024) besok.
Kampanye akbar yang bertajuk "Pesta Rakyat untuk Indonesia Maju" itu, direncanakan dibuka untuk umum sejak pukul 12.30 WIB. Rencananya baik, Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming Raka, dan parpol pendukung, serta massa pendukung dari berbagai daerah termasuk Jakarta akan meramaikan kegiatan puncak kampanye tersebut.
"Satu dua hari ke depan ini kami terus berkoordinasi untuk kemudian juga meminimalisasi kemacetan-kemacetan yang terjadi di Jakarta terutama sebelum maupun sesudah acara nanti karena kami juga ingin masyarakat ini juga menikmati kampanye akbar ini," ujar Ketua TKD Prabowo-Gibran Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar saat menemui awak media di Gedung DPD Golkar Jakarta pada Kamis (8/2/2024).
Pria yang akrab disapa Zaki itu menyebut, kesiapan untuk berpartisipasi dan meramaikan kampanye akbar di GBK juga sudah disampaikan seluruh partai anggota koalisi Indonesia maju (KIM), baik pengurus di tingkat pusat maupun daerah. Selain itu juga para relawan yang diundang menghadiri acara tersebut.
Zaki mengungkapkan, pihak penyelenggara terpaksa membatasi jumlah peserta yang masuk stadion karena keterbatasan kapasitas penonton maupun fasilitas penunjang lainnya seperti lahan parkir kendaraan.
"Kehadiran massa di GBK ini harus kami batasi karena kalau tidak antusiasme memang sangat tinggi sehingga dapat melebihi kapasitas ini yang terus kami diskusikan dan sampaikan kepada masyarakat maupun simpatisan maupun partai pengusung," ucapnya.
Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran maupun TKD Jakarta, Zaki mengungkapkan, telah bersepakat tidak menggunakan sistem tiket bagi peserta acara, melainkan kuota melalui perwakilan partai anggota KIM yang tergabung dalam TKN maupun TKD wilayah Jakarta.
Zaki menyebut, sistem penggunaan tiket dapat memunculkan friksi serta masalah baru di lapangan antara panitia dengan massa. Hal itu juga dimaksudkan memberi kesempatan kepada pendukung dan simpatisan Prabowo-Gibran untuk dapat mendukung langsung di SUGBK.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




