Sosok Muzakir Manaf dan Fadhlullah Dekfad yang Maju Pilkada Aceh 2024
Kamis, 26 September 2024 | 21:10 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pasangan nomor urut 2, Muzakir Manaf dan Fadhlullah resmi maju dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Aceh pada Pilkada 2024 dengan usungan koalisi partai besar.
Partai tersebut adalah Partai Aceh, Partai Nanggroe Aceh (PNA), Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Sebagai Informasi, dalam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Aceh periode 2024-2029, Partai Aceh memperoleh 683.768 suara, PNA 89.368 suara, Partai Gerindra 224.515 suara, PPP 173.931 suara, PKS 220.215 suara, PKB 310.247 suara, dan PDIP 59.916 suara.
Bagaimana sosok Muzakir Manaf dan Fadhlullah? Berikut ini profilnya.
Profil Muzakir Manaf
Muzakir Manaf atau yang dikenal Mualem merupakan politisi dan mantan pejuang Gerakan Aceh Merdeka (GAM), yang lahir pada 3 April 1964 di Aceh Utara.
Selepas lulus SMA, Mualem mendaftarkan diri ke Tentara Nasional Indonesia, tetapi tidak lulus dan pergi ke Libya untuk berlatih di Pelatihan Militer Camp Tajura pada 1986 hingga 1989.
Tewasnya panglima GAM Abdullah Syafi’i pada 2002, membuat Mualem ditunjuk menjadi panglima komando pusat GAM. Setelah perjanjian Helsinki, Mualem kemudian banting stir menjadi ketua Komite Peralihan Aceh.
Mualem juga dipercaya menjadi ketua umum Partai Aceh sejak 2007, kemudian diangkat menjadi wakil gubernur Aceh mendampingi Zaini Abdullah pada 2012 hingga 2017.
Profil Fadhlullah
Fadhlullah atau yang akrab dipanggil Dekfad juga merupakan mantan pejuang GAM yang lahir pada 15 Juni 1981. Dekfad merupakan lulusan S-1 Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Banda Aceh pada 2017.
Dekfad merupakan mantan panglima operasi GAM wilayah Pidie pada 2002 hingga 2005. Kariernya berubah pada 2008 dengan menjadi direktur utama PT Krueng Simpang hingga 2013, dan tergabung dengan Himpunan Pengusaha Migas Aceh sejak 2009 hingga sekarang.
Karier politiknya dimulai dengan menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi VI pada 2014-2019 dan anggota Komisi I pada 2019-2024. Dekfad juga dipercaya menjadi ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Gerindra Aceh sejak 2022.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




