ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sosok Iwan Saputra dan Dede Muksit Aly yang Maju pada Pilkada Tasikmalaya 2024

Kamis, 7 November 2024 | 20:15 WIB
MI
TE
Penulis: Muhammad Rizki Imami | Editor: TCE
Iwan Saputra dan Dede Muksit Aly.
Iwan Saputra dan Dede Muksit Aly. (Facebook/Relawan Iwan Saputra)

Jakarta, Beritasatu.com - Pasangan nomor urut 1 pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Tasikmalaya, Iwan Saputra dan Dede Muksit Aly maju dalam gelaran Pilkada 2024 dengan usungan 10 partai politik.

Partai tersebut adalah Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Ummat, Partai Gelora, Partai Hanura, Partai Perindo, Partai Garuda, Partai Buruh, dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).

Dalam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tasikmalaya periode 2024-2029, Partai Golkar berhasil meraup 118.338 suara, PAN 81.215 suara, Partai Ummat 2.571 suara, Partai Gelora 5.471 suara, Partai Hanura 3.451 suara, Partai Perindo 4.743 suara, Partai Buruh 2.428 suara, dan PKN 170 suara.

ADVERTISEMENT

Bagaimana sosok Iwan Saputra dan Dede Muksit Aly? Berikut ini profilnya.

Profil Iwan Saputra
Iwan Saputra, yang lahir pada 14 April 1967, adalah salah satu tokoh terkenal di Tasikmalaya. Ia meraih gelar S-2 dalam ekonomi pembangunan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2001, dan S-3 dari Universitas Padjajaran pada 2012.

Sebelum terjun ke dunia politik, Iwan bekerja sebagai birokrat dan menjabat sebagai inspektur kabupaten. Namun, dia memutuskan untuk mundur dari jabatannya untuk fokus pada Pilkada 2020. Pada Pilkada tersebut, Iwan mencalonkan diri sebagai bupati dengan pasangan Lip Miftahul Faoz, tetapi gagal memenangkan pemilihan.

Iwan juga aktif di Partai Golkar dan sejak 2021, menjabat sebagai ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Latifah Mubarokiyah.

Profil Dede Muksit Aly
Dede Muksit Aly Zainal Abidin, yang lahir pada 1 Oktober 1987, memiliki latar belakang keagamaan yang kuat. Ia tinggal di Pondok Pesantren Miftahul Huda Tasikmalaya dan melanjutkan pendidikan S-1 di bidang ilmu agama Islam di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Assofa, yang selesai pada 2018.

Sebagai pengusaha muda, Dede aktif dalam berbagai organisasi. Ia menjabat sebagai komite tetap perdagangan dalam negeri di Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Provinsi Jawa Barat sejak 2020, dan sebagai wakil ketua Badan Pengusaha Pemuda Pancasila Kota Bogor sejak 2021. Dede juga menjabat sebagai bendahara umum Forum Pesantren Salafiyah sejak 2023.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Lembaga Survei Nilai Pilkada lewat DPRD Perlu Dikaji Ulang

Lembaga Survei Nilai Pilkada lewat DPRD Perlu Dikaji Ulang

NASIONAL
KPK: Pilkada Lewat DPRD Lebih Besar Risiko Transaksi Korupsi

KPK: Pilkada Lewat DPRD Lebih Besar Risiko Transaksi Korupsi

NASIONAL
Pilkada Mau Dikembalikan lewat DPRD, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Pilkada Mau Dikembalikan lewat DPRD, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

NASIONAL
Mensesneg: Tak Ada Agenda Ubah Sistem Pilpres dan Pilkada

Mensesneg: Tak Ada Agenda Ubah Sistem Pilpres dan Pilkada

NASIONAL
Komisi II DPR Tampung Usulan PDIP Soal E-Voting

Komisi II DPR Tampung Usulan PDIP Soal E-Voting

NASIONAL
Wacana Pilkada lewat DPRD, Rektor UII: Ini Pembajakan Demokrasi

Wacana Pilkada lewat DPRD, Rektor UII: Ini Pembajakan Demokrasi

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT