Sosok Muhammad Yusuf dan Hendro Nugraha yang Maju pada Pilkada Tasikmalaya 2024
Rabu, 20 November 2024 | 16:31 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pasangan calon nomor urut 3 pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Tasikmalaya 2024, Muhammad Yusuf dan Hendro Nugraha aktif berkampanye dan menamai diri mereka sebagai pasangan Yusro.
Muhammad yusuf sebelumnya merupakan mantan wali kota Tasikmalaya sedangkan Hendro Nugraha merupakan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional Tasikmalaya. Pasangan ini mendapatkan dukungan dari dua partai yang masuk parlemen dan mendapatkan total 16,2% suara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) Tasikmalaya 2024. Hal ini sesuai dengan peraturan ambang batas pilkada yang diputuskan Mahkamah Konstitusi (MK) pada putusan No.60/PUU-XXII/2024.
Dua partai politik tersebut meliputi Partai Golongan Karya (Golkar) dengan 8,6% suara dan PAN dengan 7,6% suara.
Pasangan Muhammad Yusuf dan Hendro Nugraha akan berhadapan dengan empat pasangan calon lain. Pasangan pertama adalah Nurhayati Effendi dan Muslim dengan nomor urut 1.
BACA JUGA
Sosok Dyah Kartika Permana Sari dan Benny Karnadi yang Maju pada Pilkada Kabupaten Kendal 2024
Pasangan kedua adalah Ivan Dicksan Hasanudin dan Dede Muhammad Muharam dengan nomor urut 2. Pasangan ketiga adalah Viman Alfarizi Ramadhan dan Raden Dicky Candranegara dengan nomor urut 4.
Sementara, pasangan keempat adalah Yanto Aprianto dan Aminudin Bustomi dengan nomor urut 5. Siapa sosok Muhammad Yusuf dan Hendro Nugraha? Berikut ini profilnya.
Profil Muhammad Yusuf
Muhammad Yusuf lahir di Tasikmalaya pada 6 Juni 1965, dia merupakan petugas birokrat yang kini aktif berpolitik. Ia menikah dengan Rukmini Affandi.
Yusuf mengenyam pendidikan di SD Negeri 1 Galunggung, berlanjut di SMP Negeri 11 Ambon, dan lanjut di SMA Muhammadiyah II Yogyakarta. Ia melanjutkan pendidikan tinggi sarjana ilmu administrasi negara di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Garut.
Selain itu, Yusuf juga merupakan lulusan pendidikan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Jawa Barat dan pendidikan auditor ahli Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Yusuf memulai kariernya sebagai PNS bidang keuangan. Ia menjadi kepala bagian keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya periode 2007 hingga 2008, lalu menjadi sekretaris di Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya selama dua tahun. Ia menjadi sekretaris Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan, dan Aset Daerah (Dppkad) Kabupaten Tasikmalaya periode 2010 hingga 2011 dan kemudian menjadi kepala Dppkad selama lima tahun yang menjadi jabatan terakhirnya sebelum pensiun.
Setelah pensiun, Yusuf menjadi politisi kader Partai Golkar dan terpilih menjadi wakil wali kota Tasikmalaya periode 2017 hingga 2022 mendampingi Budi Budiman. Namun, di tengah masa jabatan sang wali kota terjerat kasus suap yang membuatnya diberhentikan. Yusuf kemudian ditugaskan untuk menjadi pelaksana tugas wali kota Tasikmalaya dari 2020 hingga akhir jabatannya.
Profil Hendro Nugraha
Hendro Nugraha lahir di Bandung pada 7 Desember 1973. Ia mengenyam pendidikan di SD Negeri Galunggung II Tasikmalaya, berlanjut di SMP Negeri 1 Tasikmalaya, dan lanjut di SMA Negeri 2 Tasikmalaya. Ia melanjutkan pendidikan tinggi sarjana pertanian di Universitas Siliwangi dan pendidikan magister pertanian di universitas yang sama.
Hendro sejak di bangku perkuliahan aktif berorganisasi, dia pernah menjadi ketua bidang di Himpunan Mahasiswa Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Unsil, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Unsil, Senat Mahasiswa Fakultas Pertanian Unsil, dan Senat Mahasiswa Unsil.
Di luar universitas, dia pernah menjadi wakil sekretaris umum dan ketua HMI TasIkmalaya, anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), dan wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tasikmalaya.
Hendro merupakan seorang inisiator dan deklarator PAN Tasikmalaya. Ia pernah menjadi wakil ketua dan wakil sekretaris DPD PAN Kabupaten Tasikmalaya, ketua dan wakil ketua serta sekretaris PAN Tasikmalaya, dan ketua Komisi Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) PAN Tasikmalaya.
Ia terpilih sebagai anggota DPRD Tasikmalaya dan ketua Fraksi PAN periode 2014 hingga 2019. Setelah itu, dia kemudian menjabat sebagai ketua Majelis Penasihat Partai (MPP) PAN dan kini menjabat sebagai ketua DPD PAN Tasikmalaya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




