Melihat Pameran Arsip Kepresidenan yang Menceritakan Pemindahan Ibu Kota Negara
Minggu, 11 Agustus 2024 | 15:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pameran Arsip Kepresidenan merupakan salah satu acara memperingati HUT ke-79 RI yang digelar di Galeri Emiria Soenassa, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat sejak 8-20 Agustus 2024.
Pameran yang bertajuk "Mari Kemari ke Nusantara" ini dibuka untuk umum sejak pukul 09.00 hingga 18.00 WIB dan tidak dikenakan biaya hanya mengisi registrasi di depan pintu masuk.
Saat Beritasatu.com berkunjung ke pameran ini, pengunjung dapat melihat foto-foto Presiden Indonesia mulai dari Soekarno hingga Joko Widodo (Jokowi).
Kemudian masyarakat yang berkunjung juga dapat melihat cerita mengenai pemindahan Ibu Kota Negara pra-kemerdekaan hingga pemindahan ke Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur.
Mulanya ada cerita mengenai Jakarta kota proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 sekaligus ibu kota negara pertama RI. Sebab keamanan Jakarta semakin hari semakin memburuk, pemerintah memutuskan untuk memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Yogyakarta.
Saat itu, presiden, wakil presiden dan para menteri stafnya semua turut berpindah kecuali Perdana Menteri Sutan Syahrir yang masih tetap tinggal di Jakarta. Pemindahan ibu kota itu terjadi pada 1949.
Selanjutnya, bertepatan dengan pengakuan kedaulatan RI dari Belanda pada 27 Desember 1949, ibu kota negara kembali ke Jakarta meskipun untuk beberapa saat status pemerintahan RI masih bagian dari Republik Indonesia Serikat (RIS) yang kemudian melebur menjadi NKRI pada 15 Agustus 1950.
Tidak hanya itu, dalam pameran ini juga menceritakan mengenai wacana beberapa usulan ibu kota negara selain Jakarta, yaitu Bandung, Palangkaraya, hingga ke Jonggol yang tidak terlaksana.
Kemudian di pameran ini juga memperlihatkan mengenai Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur. Pada pameran ini, banyak fitur yang disediakan untuk mengeksplorasi wilayah IKN hingga melihat Istana Kepresidenan di IKN.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




