Sibuk Urus Jakarta, Pramono Pilih Kerja Nyata daripada Ngonten
Selasa, 3 Februari 2026 | 16:22 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan kesibukannya mengurus berbagai persoalan di Jakarta membuat dirinya tidak memiliki banyak waktu untuk membuat konten pribadi di media sosial, seperti yang dilakukan sejumlah kepala daerah lainnya.
Menurut Pramono, fokus utamanya sebagai kepala daerah adalah bekerja secara teknokratis untuk membangun Jakarta dan menyelesaikan berbagai persoalan yang ada.
“Saya termasuk orang yang menyukai teknokrasi, termasuk dalam membangun Jakarta. Makanya saya enggak punya konten (media sosial) pribadi tentang diri saya, yang ada adalah tentang pekerjaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta,” ungkap Pramono, dikutip dari kanal YouTube Sepulang Sekolah, Selasa (3/2/2026).
Pramono mencontohkan, sebelum hadir sebagai bintang tamu dalam siniar tersebut, ia terlebih dahulu harus meninjau kondisi tanggul di kawasan Muara Angke dan Muara Baru. Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari upaya penanganan dampak cuaca ekstrem, termasuk banjir rob akibat kenaikan permukaan air laut akibat tingginya curah hujan belakangan ini.
“Makanya sebelum ke sini, saya ke Muara Baru dan Muara Angke untuk melihat tanggul bocor. Ini adalah pekerjaan teknokrasi yang kami lakukan untuk mengatasi dampak banjir rob ketika permukaan air laut naik. Saya sangat khawatir karena kemungkinan kebocorannya besar. Alhamdulillah, semuanya bisa kita lalui dan selesaikan dengan baik,” jelasnya.
Selain itu, Pramono juga menegaskan secara pribadi dirinya tidak terlalu menyukai tampil atau memamerkan aktivitas pribadi di media sosial, termasuk saat memberikan bantuan kemanusiaan. Ia menilai, esensi dari bantuan adalah memastikan bantuan tersebut benar-benar diterima oleh pihak yang membutuhkan, bukan ditampilkan untuk kepentingan pencitraan.
Pramono mencontohkan, Pemerintah Provinsi Jakarta menjadi pemerintah daerah yang pertama mengirimkan bantuan untuk korban banjir Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Namun, ia memilih untuk tidak menonjolkan peran pribadinya dalam kegiatan tersebut.
“Saya lebih senang mengerjakan begitu daripada misalnya saya harus menampilkan diri sendiri pribadi, termasuk saat memberikan bantuan ke Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Itu Jakarta yang pertama kali (kirim), dan ini sudah kirim tiga kali. Tetapi, memang saya enggak perlu tampil. Saya berpikir bantuan itu dengan sendiri yang penting diterima oleh yang membutuhkannya,” pungkas Pramono.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




