Lebih Cepat, GoTo Targetkan Cetak EBITDA Positif Akhir Tahun
Kamis, 16 Februari 2023 | 22:20 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menargetkan mencatat EBITDA (earnings before interest, taxes, depreciation and amortization) yang disesuaikan positif pada akhir tahun ini, lebih cepat dari perkiraan analis yang memprediksi decacorn ini baru bakal meraih laba pada 2025.
"Perseroan akan dapat mencatatkan EBITDA yang disesuaikan menjadi positif pada kuartal empat tahun 2023. Perseroan memiliki sumber daya manusia yang tepat, didukung oleh likuiditas yang mencukupi untuk melaksanakan rencana kami, sejalan dengan misi kami untuk membangun ekosistem teknologi paling berdampak di Indonesia, dan mampu memberi nilai positif bagi masyarakat," kata Direktur Utama Grup GoTo, Andre Soelistyo dalam jumpa pers, Kamis (16/2/2023).
Nantinya, target pencapaian yang baru itu akan membawa perseroan sangat dekat mencapai arus kas operasional positif. Hal ini merupakan hasil dari rencana strategis GoTo yang meliputi optimisasi pendapatan (revenue optimization), pengelolaan beban usaha (cost management), serta pengembangan produk dan layanan berbasis ekosistem terintegrasi (ecosystem product growth).
"Keberhasilan bisnis kami selama ini diukur dengan pertumbuhan usaha yang pesat, didorong oleh kemampuan ekosistem kami memberikan solusi dalam skala besar serta memberikan dampak positif pada konsumen, pedagang, mitra pengemudi serta masyarakat. Kini, setelah mencapai skala yang begitu besar, Perseroan harus menempuh langkah baru yang memprioritaskan profitabilitas secara berkesinambungan di atas pertumbuhan pesat. Hal ini dicapai dengan terus melakukan inovasi produk yang memastikan terciptanya nilai jangka panjang bagi GoTo dan para pemangku kepentingan," ucapnya.
"Sepanjang tahun lalu, perseroan telah menerapkan rencana matang untuk mempercepat langkah Perseroan menuju profitabilitas, berfokus pada optimisasi pendapatan, pengelolaan beban usaha secara disiplin, serta pengembangan berbagai produk dan layanan berbasis ekosistem terintegrasi. Sebagai hasil dari pelaksanaan strategi yang terus berlangsung tersebut," sambungnya.
Menurut PT UBS Sekuritas Indonesia dan Morgan Stanley, GoTo baru akan menghasilkan laba EBITDA pertama yang disesuaikan pada tahun 2025. Dalam risetnya Desember 2022 lalu, UBS mengatakan keuntungan sinergi antara Gojek dan Tokopedia ditambah dengan rasionalitas seluruh sektor dalam persaingan bisnis di Indonesia akan mendorong Gross Merchandise Value (GMV) GoTo di 2023 naik 16% dengan EBITDA yang disesuaikan menjadi positif di paruh pertama tahun 2025.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Keuangan Grup GoTo, Jacky Lo mengungkapkan bahwa perseroan telah mencapai kemajuan yang sangat baik hingga ini. Margin kontribusi untuk kuartal keempat tahun 2022 telah melampaui pedoman kinerja Perseroan, sementara nilai transaksi bruto (GTV) dan pendapatan bruto berada dalam pedoman kinerja Perseroan.
Di samping itu, Perseroan juga mempertimbangkan opsi untuk melakukan divestasi aset non-core, seiring dengan fokus mencapai target profitabilitas di akhir tahun ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




