Analis: Saham GOTO Naik 65% Usai Pengumuman Percepatan EBITDA Positif
Jumat, 17 Februari 2023 | 18:03 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Potensi breakeven (titik impas) di pos EBITDA yang disesuaikan (Adjusted EBITDA) PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) pada akhir 2023 membawa sentiment positif. Analis menargetkan harga saham perusahaan ekosistem digital terbesar di Indonesia ini bisa naik mencapai 65 persen menjadi Rp 200 per saham.
Tim Riset Trimegah Sekuritas yang dipublikasikan pada akhir pekan ini mengumumkan rekomendasi buy (beli) terhadap saham GOTO dengan target price (TP) Rp 200 per saham. Angka tersebut naik 65 persen dibandingkan Rp 121 per saham yang merupakan harga penutupan saham GOTO pada Kamis (16/02/2023).
Riset ini menilai target baru GOTO pada pos Adjusted EBITDA yang akan positif pada akhir tahun ini bersifat akseleratif karena terjadi lebih cepat dibandingkan perkiraan sebelumnya.
Secara lebih rinci, tim riset Trimegah yang terdiri atas Heribertus Ariando, Richardson Raymond, Willinoy Sitorus, dan Ignatius Samon, memaparkan beberapa hal yang membuat target positifnya Adjustment EBITDA GOTO sangat mungkin diraih pada akhir 2023. Seluruhnya merupakan desain strategi untuk mengakselerasi profitabilitas.
Pertama, optimalisasi pendapatan. Kedua, manajemen biaya, dan ketiga pertumbuhan produk di ekosistem. Sebelumnya, GoTo dinilai telah melakukan optimalisasi pendapatan melalui peningkatan fee di platform e-Commerce sebesar Rp 1.000 per order dan kenaikan take-rate.
Selain itu, grup GoTo juga melakukan penyesuaian tarif on-demand sesuai dengan standar industri dengan kenaikan sekitar 6 sampai 8 persen. Optimalisasi juga dilakukan pada layanan finansial seperti GoPay Later dan PLUS terhadap para pengguna loyal.
Riset Trimegah juga menyoroti struktur organisasi terbaru GoTo yang baru saja diumumkan untuk disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 2 Maret 2023. Selain menghadirkan formasi yang dinilai lebih solid, terdapat sejumlah tokoh kunci di jajaran Dewan Komisaris yang akan membantu GoTo di jalur profitabilitas dan efisiensi dengan cara meningkatkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Terpisah, riset Mandiri Sekuritas juga meningkatkan target saham GOTO pasca pengumuman target Adjustment EBITDA yang positif pada akhir tahun 2023. Tim riset Mandiri Sekuritas mempertahankan rekomendasi Buy (Beli) terhadap saham GOTO dengan target harga Rp 230 per saham.
Mandiri Sekuritas mencatat proyeksi Adjustment EBITDA yang positif pada akhir 2023 adalah lima kuartal lebih cepat dibandingkan proyeksi sebelumnya yaitu pada kuartal pertama tahun 2025. Dengan begitu, GoTo membuktikan kemampuan kompetisinya di industri karena mampu mengejar Shopee (SEA Group) yang ditargetkan mencatatkan titik impas Adjustment EBITDA pada akhir tahun 2023.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




