ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pelaporan SPT Tahunan Meningkat di Tengah Ajakan Jangan Bayar Pajak

Jumat, 31 Maret 2023 | 14:24 WIB
B
FB
Penulis: BeritaSatu | Editor: FMB
Ilustrasi surat pemberitahuan (SPT) tahunan pajak.
Ilustrasi surat pemberitahuan (SPT) tahunan pajak. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut 11,39 juta Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) 2022 sudah dilaporkan per 31 Maret 2023 pukul 09.00 WIB atau tumbuh 4,97% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Hari ini SPT Tahunan masih bisa dilaporkan sampai nanti malam," kata Suahasil dalam Media Briefing di Jakarta, Jumat (31/3/2023), dikutip dari Antara.

Ia menyebutkan rasio kepatuhan penyampaian SPT Tahunan sampai 31 Maret 2023 pukul 09.00 WIB telah tercapai sebesar 58,61 persen.

ADVERTISEMENT

Adapun 11,39 juta SPT Tahunan yang telah dilaporkan tersebut terdiri dari 11,07 juta SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi (OP) dan 325,40 ribu SPT Tahunan Wajib Pajak Badan.

Secara rinci, sebanyak 9,75 juta SPT Tahunan WP OP dan 14,92 ribu SPT WP Badan dilaporkan melalui e-Filling, sebanyak 1,02 juta SPT Tahunan WP OP dan 263,09 ribu SPT Tahunan WP Badan dilaporkan melalui e-Form, dan sebanyak 4,92 ribu SPT Tahunan WP Orang Pribadi serta 178 SPT Tahunan WP Badan dilaporkan melalui e-SPT.

Meskipun sebagian besar SPT telah dilaporkan secara elektronik, terdapat sebanyak 285,25 ribu SPT Tahunan WP OP dan 47.21 ribu SPT Tahunan WP Badan yang dilaporkan secara manual.

Suahasil pun berterima kasih pada WP OP dan WP Badan yang telah melakukan pelaporan, dan mengimbau agar masyarakat WP OP yang belum melaporkan SPT Tahunan agar segera melakukan pelaporan yang akan ditutup pada 23.59 WIB.

"Sementara April ada periode pelaporan SPT WP badan, yang akan ditutup pada 30 April 2023," katanya.

Sebelumnya, Data Analyst at Continuum Indef Maisie Sagita mengungkapkan, keluhan yang meluas di masyarakat berpotensi menurunkan kepercayaan publik atas pengelola pajak. Hasilnya, rakyat menjadi enggan untuk bayar pajak.

"Kami menemukan bahwa meski rakyat banyak mengeluh, bukan berarti rakyat malas bayar pajak. Dari 680.000 perbincangan, hanya 13.000 yang menyuarakan ajakan untuk tidak bayar pajak," kata Maisie Sagita dalam diskusi bertajuk "Taat Bayar Pajak di Era Fenomena Pejabat Pamer Harta", Selasa (28/3/2023).



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

DJP Kejar Target 15 Juta SPT, Tersisa 3,7 Juta

DJP Kejar Target 15 Juta SPT, Tersisa 3,7 Juta

EKONOMI
Ramai Joki Coretax, Purbaya Janji Perbaiki Sistem Pajak

Ramai Joki Coretax, Purbaya Janji Perbaiki Sistem Pajak

EKONOMI
Hampir 10 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT, Sanksi Dihapus

Hampir 10 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT, Sanksi Dihapus

EKONOMI
Coretax Lemot Lagi, Purbaya Cari Oknum yang Masukkan Vendor

Coretax Lemot Lagi, Purbaya Cari Oknum yang Masukkan Vendor

EKONOMI
Purbaya Kurang Bayar Pajak Rp 50 Juta, Begini Penjelasan Kemenkeu

Purbaya Kurang Bayar Pajak Rp 50 Juta, Begini Penjelasan Kemenkeu

EKONOMI
Purbaya Perpanjang Batas Lapor SPT Orang Pribadi hingga Akhir April

Purbaya Perpanjang Batas Lapor SPT Orang Pribadi hingga Akhir April

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon