TBS Energi Alokasikan 80% Capex untuk Renewables dan EV
Jumat, 23 Juni 2023 | 13:01 WIB
Setelah pabrik terbangun, Grup GoTo menargetkan seluruh mitra pengemudi (driver) layanan transportasi daring Gojek, menggunakan EV pada 2030. Target ini mencakup kendaraan roda dua dan empat.
"Tapi mayoritas karena ekosistemnya Gojek two wheeler dari motor kami fokusnya ke sana dulu. Sambil juga kerja sama dengan beberapa mitra, kami menawarkan four wheeler driver kami kendaraan listrik yang mobil," ujar Head of Sustainability Grup GoTo Tanah Sullivan kepada wartawan di Tokopedia Tower, Selasa (20/6/2023).
Untuk mencapai target tersebut, GoTo sedang melakukan pengembangan skema insentif untuk driver Gojek mengonversi kendaraan dari berbahan bakar minyak (BBM) menjadi listrik. Tanah menyebutkan, perseroan masih menguji coba sejumlah skema insentif kendaraan listrik untuk mencari mana yang paling menarik bagi mitra pengemudi dan sesuai kebutuhan mitra.
Dalam pengembangan skema insentif ini, ada beberapa mitra yang perusahaan gandeng, selain Electrum atau Pertamina. Namun manajemen belum bisa mengungkapkan informasi jelas karena insentif dimaksud, masih dalam tahap pilot project. Tahan pun menjelaskan sejumlah skema insentif yang mungkin di pakai pada kemudian hari.
"Ada beberapa, seperti leasing atau penyewaan, nyewa untuk dibeli nyicil maksudnya. Terus kami juga masih diskusi dengan beberapa lembaga keuangan. Jadi mereka bisa menawarkan sejumlah skema pendanaan untuk driver (Gojek) tapi ini masih develop product (insentif)," sambung dia.
GoTo mencatat, saat ini sudah ada 500 mitra pengendara yang menggunakan kendaraan listrik dan tidak tertutup pada produk Electrum saja. Melainkan ada beberapa driver yang sudah membeli EV sendiri. Akhir tahun ini, Tanah memproyeksikan jumlah kendaraan listrik yang dipakai mitra pengendara akan bertambah menjadi 3.000 unit.
Jumlah tersebut setara 0,11% dari total pengemudi Gojek roda dua dan empat di Indonesia, Singapura, dan Vietnam yang mencapai sekitar 2,7 juta orang. Tanah optimistis, target 3.000 kendaraan listrik pada akhir 2023 akan tercapai, meski hanya tersisa waktu enam bulan.
"Kami sudah mulai introduction. Sudah ada (motor listriknya), punya Electrum dan partners lain tapi mayoritasnya motor Electrum. Bisa, bisa, bisa," seru Tanah dengan yakin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




