Saham GOTO Kembali ke Kisaran Rp 103
Jumat, 1 Desember 2023 | 12:49 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berhasil kembali menembus harga Rp 100 pada perdagangan sesi I, Jumat (1/12/2023). Bahkan, saham GOTO mencapai Rp 103, naik 6,19% di akhir sesi pertama.
Saham GOTO sempat menyentuh Rp 104, mencapai level tertingginya dalam tiga bulan terakhir. Dengan pencapaian ini, GOTO telah melesat 66,13% dalam satu bulan terakhir, mengindikasikan pembalikan arah yang positif.
Sekretaris Perusahaan GOTO, RA Koesoemohadiani, mengungkapkan informasi terbaru terkait transaksi afiliasi. Anak usaha GOTO, PT Rekan Anak Bangsa (RAB), meneken fasilitas pinjaman dengan PT Energi Kreasi Bersama (EKB/Electrum) pada 20 November 2023. Fasilitas pinjaman tersebut mencapai Rp 45 miliar.
Manajemen GOTO menjelaskan bahwa EKB, yang merupakan pihak terafiliasi, masih dalam tahap pengembangan awal dan membutuhkan dukungan pemegang saham untuk penelitian, pengembangan usaha, serta mendukung kegiatan operasional EKB.
Pada tahun 2021, GOTO dan TOBA mendirikan perusahaan patungan PT Energi Kreasi Bersama (Electrum). Electrum berfokus pada pengembangan ekosistem dan industri kendaran listrik terintegrasi, mulai dari manufaktur sepeda motor listrik, teknologi pembuatan baterai, infrastruktur penukaran (swap) baterai dan stasiun pengisian daya, hingga pembiayaan.
Selain itu, kabar investasi potensial dari TikTok dalam unit e-commerce GOTO, Tokopedia, masih berhembus. Laporan Bloomberg pada 22 November 2023 menyebut bahwa TikTok sedang menjajaki potensi investasi atau usaha patungan dengan GOTO. Meskipun pembicaraan masih berlangsung dan kesepakatan bisa gagal, perkembangan ini terus menjadi sorotan.
Komitmen Telkom
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) tetap optimistis terhadap investasinya di GOTO, meskipun terjadi penurunan nilai saham GOTO yang berdampak pada kinerja keuangan Telkom. Perusahaan menegaskan bahwa investasi ini lebih berorientasi pada misi sinergi jangka panjang.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Telkomsel, Mohamad Ramzy, menjelaskan bahwa tujuan utama investasi di GOTO bukan hanya tentang uang, tetapi lebih sebagai realisasi dan wujud sinergi antara anak usahanya, PT Telekomunikasi Seluler Indonesia (Telkomsel), dengan GOTO untuk mendukung digitalisasi di masyarakat hingga ke pelosok negeri.
"Kami masih mempertahankan investasi di GOTO dan akan terus meningkatkan sinergi antara perusahaan perseroan dengan GOTO," tegas Ramzy dalam Public Expose Live 2023, Kamis (30/11/2023).
Ramzy menyampaikan bahwa sinergi tersebut sudah terealisasi sejak awal Telkomsel berinvestasi di GOTO, melalui layanan atraktif dan kompetitif untuk para driver GOTO, perluasan channel kerja sama dengan para merchant, dan outlet.
"Dengan adanya konsolidasi antara Gojek dan Tokopedia, itu menjadi ruang untuk kami bertumbuh dan meningkatkan sinergi potensial yang dapat dilakukan oleh perseroan dengan GOTO," paparnya.
Dalam laporan keuangan kuartal III 2023, TLKM mengungkapkan nilai wajar investasi di GOTO per 30 September 2023 menggunakan nilai pasar saham GOTO sebesar Rp 85 per saham. Jumlah kerugian perubahan nilai wajar investasi Telkomsel di GOTO yang belum direalisasi per 30 September 2023 adalah sebesar Rp142 miliar.
Per 30 Oktober 2023, TLKM menilai nilai pasar saham GOTO sebesar Rp 56 per saham, sehingga kerugian yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar investasi pada GOTO berpotensi membuat Telkom merugi sebesar Rp 688 miliar.
Hingga September 2023, Telkom mencatat pertumbuhan positif sebesar Rp 111,2 triliun atau tumbuh 2,2% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan ini didukung oleh layanan data, internet, dan IT yang tumbuh 4,8% menjadi Rp 63,4 triliun, dengan peningkatan pendapatan IndiHome dan transisi bisnis dari legacy ke digital.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




