ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

GOTO: Diskusi dengan TikTok Masih Berlangsung

Minggu, 10 Desember 2023 | 11:56 WIB
TD
FB
Penulis: Thresa Sandra Desfika | Editor: FMB
Ilustrasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Ilustrasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Dok.)

Jakarta, Beritasatu.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengklarifikasi isu yang tengah beredar mengenai potensi kemitraan dengan Bytedance Ltd atau TikTok. Dalam pernyataannya, Sekretaris Perusahaan GOTO, RA Koesoemohadiani, menyampaikan bahwa perseroan sedang melakukan diskusi dengan PT Tokopedia dan TikTok terkait potensi kemitraan dalam bisnis e-commerce di Indonesia.

"Namun demikian pada tanggal surat ini (8/12/2023), belum ada keputusan atau kesepakatan final yang dicapai oleh para pihak dan diskusi masih terus berlangsung," ungkapnya dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip Minggu (10/12/2023).

RA Koesoemohadiani menekankan bahwa perseroan akan mematuhi peraturan yang berlaku, termasuk POJK No. 31 dan Peraturan BEI No.I-E.  Jika ada informasi material mengenai kerja sama atau aksi korporasi yang signifikan, perseroan akan memberikan keterbukaan informasi kepada publik dalam waktu selambat-lambatnya 2 hari kerja setelah peristiwa tersebut terjadi.

"Perseroan meminta semua pihak agar tidak bergantung pada informasi yang tidak dikeluarkan secara resmi oleh perseroan," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Saham GOTO sendiri mengalami kenaikan signifikan sebesar 13,68% ke Rp 108 pada perdagangan Jumat (8/12/2023) berkat isu kerja sama antara Tokopedia dengan TikTok Shop. Meskipun sempat turun di bawah Rp 100 pada 6 Desember 2023, saham GOTO berhasil pulih dan mencapai Rp 110 sebagai harga tertinggi dalam perdagangan tersebut. 

Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyampaikan, TikTok Shop dapat beroperasi kembali di Indonesia melalui kolaborasi dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, asalkan sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan pemerintah. Menurutnya, kerja sama dengan perusahaan asing diperbolehkan, asalkan tidak melibatkan pembuatan usaha baru.

"Kalau mau bekerja sama boleh saja, kecuali bikin usaha baru (tidak boleh). Perusahaan luar negeri boleh bekerja sama sama dengan perusahaan di sini (lokal)," kata Zulkifli Hasan seusai mengikuti acara peluncuran buku Putih Strategi Nasional Pengembangan Ekonomi Digital Indonesia 2030, di Jakarta, Rabu (6/12/2023).
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

GoTo Cetak Laba Bersih Perdana pada Kuartal I 2026

GoTo Cetak Laba Bersih Perdana pada Kuartal I 2026

EKONOMI
Kurangi Kepadatan Mudik, GoTo Fasilitasi Mitra Driver dan Keluarga Mudik Gratis ke 5 Kota

Kurangi Kepadatan Mudik, GoTo Fasilitasi Mitra Driver dan Keluarga Mudik Gratis ke 5 Kota

EKONOMI
GoTo dan Kemenhub Berangkatkan Ribuan Mitra Gojek Mudik Gratis

GoTo dan Kemenhub Berangkatkan Ribuan Mitra Gojek Mudik Gratis

EKONOMI
GOTO Pangkas Kerugian hingga 77 Persen

GOTO Pangkas Kerugian hingga 77 Persen

EKONOMI
GoTo Salurkan BHR untuk Mitra Driver Hari Ini, Cek Selengkapnya!

GoTo Salurkan BHR untuk Mitra Driver Hari Ini, Cek Selengkapnya!

EKONOMI
KPPU: Grab dan GoTo Belum Sampaikan Notifikasi Rencana Merger

KPPU: Grab dan GoTo Belum Sampaikan Notifikasi Rencana Merger

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon