ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Imbas Lepas Tokopedia, Rugi Goto Turun 66% Jadi Rp 10,2 Triliun

Rabu, 20 Maret 2024 | 09:14 WIB
MF
WP
Penulis: Muhamad Ghafur Fadillah | Editor: WBP
Ilustrasi GoTo.
Ilustrasi GoTo. (Dok. GoTo)

Jakarta, Beritasatu.com- Setelah lepas Tokopedia, PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akhirnya bisa bernapas lega dengan mencatatkan penurunan rugi usaha sepanjang 2023 sebesar 66,13% menjadi Rp 10,27 triliun. Selain itu, perseroan juga mencatatkan peningkatan pendapatan 30,34% menjadi Rp 14,17 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan dikutip Investor Daily, Selasa (20/3/2024), Goto sebelumnya menyepakati kemitraan strategis dengan TikTok. Tokopedia dan bisnis e-commerce TikTok di Indonesia telah bergabung di bawah entitas PT Tokopedia, yang kini dimiliki bersama-sama oleh Goto dan TikTok sebagai mitra strategis. TikTok akan memegang pengendalian atas Tokopedia. 

Sebagai bagian kesepakatan yang telah diselesaikan pada Januari 2024, TikTok akan menginvestasikan US$ 1,5 miliar pada entitas Tokopedia yang telah dikombinasikan dengan bisnis e-commerce TikTok, tanpa menyebabkan dilusi kepemilikan Goto di Tokopedia. Goto juga akan menerima arus pendapatan berkelanjutan dari Tokopedia yang selaras dengan skala dan pertumbuhan Tokopedia.

ADVERTISEMENT

Sementara pendapatan 2023 sebesar Rp 14,17 triliun atau meningkat 30,34% dari Rp 11,34 triliun pada 2022. Pertumbuhan pemasukan ini disumbangkan segmen imbalan jasa sebesar Rp 8,66 triliun, bertumbuh 37,46% dari Rp 6,30 triliun.  Sementara jasa pengiriman melonjak 43,92% menjadi Rp 2,13 triliun dari sebelumnya Rp 1,48 triliun diikuti pendapatan dari lain-lain sebesar Rp 1,79 triliun. 

Pendapatan perseroan ditambah pemasukan dari pihak ketiga sebesar Rp 14,70 triliun, yang bertumbuh 31,13% dari Rp 11,21 triliun.

Lebih lanjut, total aset perseroan juga susut cukup imbas pelepasan Tokopedia. Tercatat total aset Goto pada Desember 2023 sebesar Rp 54 triliun, menurun 61,15% dari Rp 139 triliun. 

Sementara total liabilitas tercatat Rp 18,37 triliun, naik 11,40% dari Rp 16,49 triliun pada 2022. Kenaikan liabilitas disumbang aksi pinjaman dari pihak selain bank sebesar Rp 2,29 triliun.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

GoTo Cetak Laba Bersih Perdana pada Kuartal I 2026

GoTo Cetak Laba Bersih Perdana pada Kuartal I 2026

EKONOMI
Kurangi Kepadatan Mudik, GoTo Fasilitasi Mitra Driver dan Keluarga Mudik Gratis ke 5 Kota

Kurangi Kepadatan Mudik, GoTo Fasilitasi Mitra Driver dan Keluarga Mudik Gratis ke 5 Kota

EKONOMI
GoTo dan Kemenhub Berangkatkan Ribuan Mitra Gojek Mudik Gratis

GoTo dan Kemenhub Berangkatkan Ribuan Mitra Gojek Mudik Gratis

EKONOMI
GOTO Pangkas Kerugian hingga 77 Persen

GOTO Pangkas Kerugian hingga 77 Persen

EKONOMI
GoTo Salurkan BHR untuk Mitra Driver Hari Ini, Cek Selengkapnya!

GoTo Salurkan BHR untuk Mitra Driver Hari Ini, Cek Selengkapnya!

EKONOMI
KPPU: Grab dan GoTo Belum Sampaikan Notifikasi Rencana Merger

KPPU: Grab dan GoTo Belum Sampaikan Notifikasi Rencana Merger

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon