ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Perbedaan Defisit dan Surplus APBN dalam Kebijakan Fiskal Indonesia

Rabu, 19 Maret 2025 | 14:00 WIB
KD
MF
Penulis: Kya Dewi Davina | Editor: MF
Perbedaan antara defisit dan suplus pada APBN.
Perbedaan antara defisit dan suplus pada APBN. (Pexels/Pixabay)

Jakarta, Beritasatu.com - Kondisi fiskal Indonesia menjadi sorotan utama setelah pemerintah melaporkan defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebesar Rp 31,2 triliun pada Februari 2025.

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, defisit yang mencapai Rp 31,2 triliun masih dalam target desain APBN yang ditetapkan untuk tahun 2025.

Namun, apa sebenarnya maksud dari defisit APBN dan apa perbedaannya dengan surplus APBN? Dihimpun dari berbagai sumber, berikut penjelasannya!

Apa Itu Defisit APBN?

Defisit APBN adalah kondisi ketika total pengeluaran pemerintah melebihi total pendapatan yang diterima dalam satu tahun anggaran. Menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, defisit APBN dalam satu periode anggaran tidak boleh melebihi 3% dari total produk domestik bruto (PDB).

ADVERTISEMENT

Ketika defisit terjadi, pemerintah biasanya harus mencari sumber pembiayaan tambahan, seperti meminjam dari bank atau menerbitkan obligasi untuk menutupi kekurangan tersebut.

Namun, defisit APBN sering juga digunakan sebagai strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan belanja pemerintah pada sektor-sektor penting.

Defisit APBN dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk penurunan pendapatan negara akibat krisis ekonomi atau kebijakan fiskal yang tidak optimal. Risiko utama dari defisit APBN adalah potensi meningkatnya utang negara serta ketidakstabilan ekonomi yang dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Apa Itu Surplus APBN?

Surplus APBN adalah kondisi ketika total pendapatan negara melebihi total pengeluaran dalam satu tahun anggaran. Dalam keadaan surplus, pemerintah memiliki kelebihan dana yang dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti membayar utang, meningkatkan cadangan devisa, hingga membiayai proyek pembangunan yang tertunda.

Surplus mencerminkan kesehatan fiskal yang baik dan memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan investasi lebih lanjut tanpa harus melakukan peminjaman.

Perbedaan Defisit dan Surplus APBN

Perbedaan utama antara defisit dan surplus APBN terletak pada keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran pemerintah.

1. Defisit APBN

  • Terjadi ketika belanja negara lebih besar daripada pendapatan.
  • Memerlukan pembiayaan tambahan melalui utang atau pencetakan uang.
  • Dapat digunakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tetapi berisiko menambah beban utang.

2. Surplus APBN

  • Terjadi ketika pendapatan negara lebih besar daripada belanja.
  • Memberikan ruang bagi pemerintah untuk mengurangi utang atau meningkatkan investasi.
  • Menunjukkan kesehatan fiskal yang baik dan stabilitas ekonomi.

Kondisi defisit dan surplus APBN memiliki implikasi penting terhadap kebijakan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Defisit yang berkelanjutan dapat menimbulkan masalah jangka panjang jika tidak segera ditangani.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Defisit APBN Rp 180,4 Triliun, Purbaya Pastikan Fiskal Tetap Aman

Defisit APBN Rp 180,4 Triliun, Purbaya Pastikan Fiskal Tetap Aman

EKONOMI
Purbaya Yakinkan S&P Defisit APBN Terjaga di Bawah 3 Persen

Purbaya Yakinkan S&P Defisit APBN Terjaga di Bawah 3 Persen

EKONOMI
Kombinasi Sentimen Picu Rupiah Tetap pada Rp 17.800 Per Dolar AS

Kombinasi Sentimen Picu Rupiah Tetap pada Rp 17.800 Per Dolar AS

EKONOMI
Prabowo Targetkan Defisit APBN 2027 Maksimal 2,4 Persen dari PDB

Prabowo Targetkan Defisit APBN 2027 Maksimal 2,4 Persen dari PDB

EKONOMI
Konpers APBN Ditunda, Defisit Tembus Rp 240 Triliun Per Maret 2026

Konpers APBN Ditunda, Defisit Tembus Rp 240 Triliun Per Maret 2026

EKONOMI
Tumbuh 31,4 Persen, Belanja APBN Kuartal I 2026 Capai Rp 815 T

Tumbuh 31,4 Persen, Belanja APBN Kuartal I 2026 Capai Rp 815 T

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon