ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sepakati Tarif Trump, Indonesia Kurangi Impor Minyak dari Timur Tengah

Selasa, 29 Juli 2025 | 07:45 WIB
RH
IC
Penulis: Ricki Putra Harahap | Editor: CAH
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia optimistis target penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor ESDM sebesar Rp 254,49 triliun pada 2025 akan tercapai, meskipun hingga Juni baru terealisasi sekitar 46% atau sebesar Rp 117,11 triliun.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia optimistis target penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor ESDM sebesar Rp 254,49 triliun pada 2025 akan tercapai, meskipun hingga Juni baru terealisasi sekitar 46% atau sebesar Rp 117,11 triliun. (Beritasatu.com/Bambang Ismoyo)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah akan mengurangi impor minyak dan gas dari sejumlah negara di Timur Tengah dan Asia.

Hal tersebut dilakukan seiring dengan kesepakatan tarif resiprokal dengan Amerika Serikat (AS). Salah poinnya, Indonesia dan Amerika Serikat menyepakati terkait kerja sama impor energi senilai sekitar US$ 15 miliar.

Kerja sama tersebut mencakup pembelian produk energi seperti liquified petroleum gas (LPG), minyak mentah, dan bahan bakar minyak (BBM).

ADVERTISEMENT

"Mengurangi (impor) dari negara lain, ya Timur Tengah lah, Timur Tengah dan Asia," kata Bahlil sesuai menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (28/7/2025).

Bahlil menambahkan,  pemerintah tengah menyiapkan langkah strategis untuk menyusun kesepakatan harga perdagangan yang kompetitif.

“Itu pasti kita akan lakukan dengan langkah-langkah dengan memperhatikan nilai keekonomian. Harganya harus kompetitif, sekarang kita lagi membuat perangkatnya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Bahlil mengatakan impor LPG dari AS sudah dimulai. Nantinya, volume impor akan terus ditingkatkan. Meski demikian, Bahlil tidak merinci berapa angkanya.

"Itu kan kalau LPG sudah terjadi, volumenya aja kita tingkatkan. Nah volume peningkatannya sekarang kita lagi kerjakan. Nanti saya lihat rinciannya (peningkatan volume),” ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Mendag Ungkap Tarif Impor AS untuk Indonesia Masih Bisa Dinego

Mendag Ungkap Tarif Impor AS untuk Indonesia Masih Bisa Dinego

EKONOMI
Nike Digugat Konsumen karena Tak Kembalikan Biaya Tarif Impor

Nike Digugat Konsumen karena Tak Kembalikan Biaya Tarif Impor

EKONOMI
Indonesia Akan Temui Perwakilan Dagang AS Bahas Investigasi Tarif

Indonesia Akan Temui Perwakilan Dagang AS Bahas Investigasi Tarif

EKONOMI
RI Siapkan Bukti Hadapi Investigasi Dagang Amerika Serikat

RI Siapkan Bukti Hadapi Investigasi Dagang Amerika Serikat

EKONOMI
Purbaya Yakin Investigasi Dagang AS Tak Pengaruhi Indonesia

Purbaya Yakin Investigasi Dagang AS Tak Pengaruhi Indonesia

EKONOMI
Trump Bakal Selidiki Praktik Perdagangan 16 Mitra Dagang, Termasuk RI

Trump Bakal Selidiki Praktik Perdagangan 16 Mitra Dagang, Termasuk RI

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon