ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

All Indonesia Berlaku di Bandara, Barang Bawaan Penumpang Tetap Dicek

Rabu, 1 Oktober 2025 | 17:05 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Bandara Soekarno-Hatta dipadati penumpang.
Bandara Soekarno-Hatta dipadati penumpang. (Beritasatu.com/Wahroni)

Tangerang, Beritasatu.com - Petugas Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPUBC) Tipe Madya Pabean C Bandara Soekarno-Hatta menegaskan barang bawaan penumpang yang terdaftar melalui aplikasi All Indonesia tetap akan diperiksa demi alasan keamanan.

“Ya, nanti melalui X-Ray barang tetap diperiksa. Akan ada jalur merah dan jalur hijau untuk kabin,” kata Kepala KPU Bea Cukai Soekarno-Hatta, Gatot Sugeng Wibowo dikutip dari Antara pada Rabu (1/10/2025).

Ia menjelaskan, layanan aplikasi All Indonesia memungkinkan barang bawaan penerbangan otomatis terdeteksi oleh sistem terintegrasi. Barang akan dipilah sesuai profil penumpang. Jika terdapat barang yang membutuhkan izin khusus, maka otomatis masuk ke jalur merah.

ADVERTISEMENT

“Seperti yang disampaikan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, barang akan masuk jalur merah. Itu jumlahnya hanya sekitar 1,25% saja,” ujar Gatot.

Selain itu, penumpang juga diberi fleksibilitas untuk menambah atau mengurangi daftar barang bawaan lewat aplikasi. “Bisa diedit dalam sistem, baik menambah maupun mengurangi barang yang dibawa,” tambahnya.

Pemerintah secara resmi telah memberlakukan kebijakan aplikasi All Indonesia di seluruh bandara dan pelabuhan internasional. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan layanan ini bertujuan memudahkan perjalanan dari luar negeri ke Indonesia.

“Yang diharapkan bisa membuat lebih mudah, efisien, dan nyaman bagi para pelaku perjalanan, baik WNI maupun WNA,” kata AHY.

Ia menambahkan, aplikasi ini mengintegrasikan berbagai kebutuhan perjalanan, mulai dari keimigrasian, kesehatan, kepabeanan, hingga karantina.

“Sistem ini menyatukan fungsi bea cukai, kesehatan, dan karantina, termasuk hewan, ikan, dan produk yang masuk ke Indonesia,” jelasnya.

Menurut AHY, integrasi layanan ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi, pariwisata, hingga investasi.

“Kita ingin menjadikan Indonesia sebagai destinasi pariwisata kelas dunia. Wisatawan harus merasa lebih percaya diri dan nyaman saat masuk ke Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Adrianto menekankan keamanan data pengguna aplikasi akan terjamin. “Kami berkomitmen menjaga kerahasiaan data. Sistem ini otomatis mendeteksi penumpang dan barang yang masuk, dan langsung terhubung ke lembaga terkait,” jelasnya.

Agus menambahkan, mekanisme jalur hijau dan jalur merah akan tetap diberlakukan. “Bea cukai dan instansi lain akan memproses secara menyeluruh. Itu bagian dari upaya menjaga keamanan,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bertemu Menko Infrawil, Menteri PANRB Bahas Peningkatan Pelayanan Publik Hingga Program Prioritas Presiden

Bertemu Menko Infrawil, Menteri PANRB Bahas Peningkatan Pelayanan Publik Hingga Program Prioritas Presiden

NASIONAL
Apa Itu All Indonesia yang Wajib Diisi Penumpang Internasional?

Apa Itu All Indonesia yang Wajib Diisi Penumpang Internasional?

NASIONAL
Mulai 1 September, Penumpang Internasional Wajib Isi All Indonesia

Mulai 1 September, Penumpang Internasional Wajib Isi All Indonesia

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon