Industri Kripto Bisa Ciptakan 1,22 Juta Lapangan Kerja Baru
Kamis, 16 Oktober 2025 | 07:06 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Studi terbaru Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) menyebutkan industri kripto memiliki potensi menciptakan 1,22 juta lapangan kerja baru di sektor digital nasional.
Selain membuka peluang kerja, industri ini juga berpotensi meningkatkan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional hingga Rp 189,46 triliun–Rp 260,36 triliun, atau setara 0,86%–1,18%.
Peneliti LPEM FEB UI Prani Sastiono dalam keterangan bersama Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) menjelaskan bahwa penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi tersebut akan terwujud apabila pendapatan dari aktivitas perdagangan kripto dialirkan kembali ke sektor riil melalui konsumsi dan investasi domestik.
“Dampak terhadap perputaran ekonomi nyata akan muncul apabila dana hasil perdagangan aset kripto digunakan di dalam negeri untuk kegiatan produktif,” ujar Prani.
Studi LPEM FEB UI juga memperkirakan perdagangan aset kripto telah memberikan kontribusi sekitar Rp 70,04 triliun atau 0,32% terhadap PDB nasional, serta menciptakan lebih dari 333.000 lapangan kerja pada 2024.
Untuk itu, LPEM FEB UI merekomendasikan lima langkah kebijakan utama guna mendorong pertumbuhan ekosistem kripto yang sehat dan berkelanjutan.
Pertama, memperkuat pengawasan terhadap platform ilegal melalui kolaborasi antarotoritas. Kedua, meningkatkan literasi keuangan digital serta perlindungan data pengguna. Ketiga, mempercepat diversifikasi produk seperti tokenisasi proyek domestik dan stablecoin dengan agunan jelas. Keempat, meninjau kembali kebijakan pajak agar seimbang antara penerimaan negara dan daya saing industri legal.
“Selain itu, perlu memperbarui aturan periklanan agar platform berizin dapat beriklan di media sosial dengan tetap menjaga edukasi dan transparansi publik,” kata Prani.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




