Harga Minyak Hari Ini 17 November Merosot ke US$ 63
Senin, 17 November 2025 | 11:23 WIB
Tokyo, Beritasatu.com – Harga minyak turun pada awal perdagangan Asia, Senin (17/11/2025), setelah Rusia kembali melakukan pengapalan di pelabuhan ekspor utama Novorossiysk yang sempat ditutup selama dua hari akibat serangan Ukraina.
Brent crude melemah 58 sen atau 0,9% menjadi US$ 63,81 per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) turun 59 sen atau 1% ke posisi US$ 59,50 per barel.
Kedua acuan harga tersebut sebelumnya naik lebih dari 2% pada Jumat (14/11/2025), setelah ekspor di Novorossiysk dan terminal Caspian Pipeline Consortium dihentikan sementara, yang berdampak pada sekitar 2% pasokan minyak global.
Menurut dua sumber industri dan data LSEG, pelabuhan Novorossiysk kembali memulai bongkar muat pada Minggu (16/11/2025). Namun, meningkatnya serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia tetap menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan gangguan lanjutan.
“Investor mencoba menilai bagaimana serangan Ukraina memengaruhi ekspor minyak Rusia dalam jangka panjang, sekaligus melakukan profit taking setelah reli hari Jumat,” kata analis Fujitomi Securities, Toshitaka Tazawa, seperti dilansir dari Reuters.
Ia menambahkan bahwa persepsi pasar terhadap kondisi oversupply akibat peningkatan produksi OPEC+ masih kuat. Menurutnya, harga WTI diperkirakan bergerak di kisaran US$ 60 dengan fluktuasi sekitar US$ 5.
Sebelumnya pada awal November, OPEC+ menyepakati peningkatan target produksi Desember sebesar 137.000 barel per hari, sama seperti penambahan pada Oktober dan November, serta menyetujui jeda kenaikan pada kuartal I 2026.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




