ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Impor Minyak dari AS mulai Desember 2025

Selasa, 18 November 2025 | 21:24 WIB
CS
AD
Penulis: Celvin Moniaga Sipahutar | Editor: AD
Menteri ESDM Bahlil saat meninjau sumur minyak rakyat di Keluang, Banyu Asin, Sumatera Selatan.
Menteri ESDM Bahlil saat meninjau sumur minyak rakyat di Keluang, Banyu Asin, Sumatera Selatan. (Beritasatu.com/Bambang Ismoyo)

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia segera melakukan impor minyak mentah dari Amerika Serikat (AS). Impor ini dilakukan imbas pemberlakuan tarif resiprokal dari Presiden Donald Trump sebesar 19% dari sebelumnya 32%.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa impor minyak mentah dari Amerika Serikat akan dimulai pada Desember 2025.

"Minyak kemungkinan besar di Desember ini sudah bisa ada yang start dari sana (AS)," ujar Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (18/11/2025).

ADVERTISEMENT

Terkait skema impor minyak yang akan dilakukan, Bahlil belum bisa memberikan penjelasan pasti. Namun, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya membeberkan wacana impor minyak langsung oleh PT Pertamina (Persero) tanpa proses lelang.

"Nanti kita akan lihat skemanya," ucap Bahlil.

Bahlil menambahkan, pemerintah telah mulai impor liquefied petroleum gas atau LPG dari AS. Namun, ia belum memerincikan berapa kapasitas LPG yang dimpor dari Negeri Paman Sam.

"Kalau LPG kan sudah berjalan," tutur Bahlil.

AS sebelumnya menyetujui penurunan tarif bagi sejumlah produk Indonesia dari 32% menjadi 19%. Sebagai bagian dari paket negosiasi, Indonesia juga menyampaikan komitmen untuk menambah impor dari AS agar neraca perdagangan kedua negara lebih seimbang.

Indonesia berkomitmen mengimpor energi dari AS senilai hingga US$ 15 miliar, sementara impor produk pertanian ditargetkan mencapai US$ 4,5 miliar.

Secara khusus, Menko Airlangga Hartarto mengungkapkan Indonesia akan membeli 15 juta barel of oil equivalent (BOE) tanpa proses lelang, melalui penugasan kepada PT Pertamina (Persero). Langkah ini dilakukan dalam rangka percepatan impor dari AS.

Sementara dari sisi investasi, terdapat kesepakatan pembangunan fasilitas blue ammonia di AS senilai US$ 10 miliar, serta tambahan penanaman modal untuk berbagai proyek di Indonesia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ekonom Nilai Pengalihan Impor Minyak Perlu Diiringi Diversifikasi Rute

Ekonom Nilai Pengalihan Impor Minyak Perlu Diiringi Diversifikasi Rute

EKONOMI
Selat Hormuz Ditutup, Pemerintah Siap Impor Minyak Mentah dari AS

Selat Hormuz Ditutup, Pemerintah Siap Impor Minyak Mentah dari AS

EKONOMI
RI Sepakat Beli Minyak AS, ESDM Pastikan Tetap Stop Impor Solar

RI Sepakat Beli Minyak AS, ESDM Pastikan Tetap Stop Impor Solar

EKONOMI
Kementerian ESDM: Impor Energi AS Tak Ganggu Kemandirian

Kementerian ESDM: Impor Energi AS Tak Ganggu Kemandirian

EKONOMI
Danantara Bahas Pembelian 50 Boeing dan Impor Minyak AS Rp 253 T

Danantara Bahas Pembelian 50 Boeing dan Impor Minyak AS Rp 253 T

EKONOMI
Pertamina Teken MoU Impor Minyak AS, Tunggu Regulasi Berlaku

Pertamina Teken MoU Impor Minyak AS, Tunggu Regulasi Berlaku

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon