Pidato Kunci di WEF, Prabowo Incar Investasi Global di Davos
Senin, 19 Januari 2026 | 17:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan menyampaikan pidato kunci (keynote speech) dalam forum bergengsi World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Langkah diplomasi ini diyakini menjadi momentum besar bagi Indonesia untuk membuka potensi kerja sama ekonomi dengan komunitas internasional.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa forum tersebut merupakan wadah strategis untuk memperkuat hubungan bilateral dan multilateral.
"Tentu di forum ekonomi dunia ini, ini adalah bagian dari kita membuka potensi-potensi kerja sama dengan seluruh negara-negara sahabat," ujar Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan, Senin (19/1/2026).
Perhelatan akbar di Davos ini rencananya akan dihadiri oleh 61 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1.000 tamu mancanegara. Kehadiran Indonesia di forum ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya konkret dalam menarik minat investor global.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menambahkan melalui unggahan media sosialnya bahwa Presiden Prabowo juga memiliki agenda khusus dengan para pemimpin korporasi dunia.
"Di Davos, Swiss, Kepala Negara akan menyampaikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF). Kepala Negara juga akan melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka mancanegara," jelas Teddy.
Sebelum bertolak menuju Swiss, Presiden Prabowo terlebih dahulu melaksanakan kunjungan kenegaraan ke Inggris. Di London, Presiden dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Keir Starmer untuk membahas penguatan kerja sama di sektor ekonomi dan maritim.
Tak hanya pertemuan politik, Presiden Prabowo juga dijadwalkan bertemu dengan Raja Charles III. Pertemuan ini akan menyoroti isu-isu krusial terkait kelestarian alam.
"Selanjutnya, Presiden Prabowo akan mengadakan pertemuan dengan Raja Charles III," sambung Teddy.
Pembahasan dengan Raja Inggris tersebut fokus pada pelestarian lingkungan hidup dan konservasi gajah di Indonesia. Agenda ini juga direncanakan melibatkan sejumlah tokoh filantropi dunia untuk mendukung keberlanjutan ekosistem lingkungan di Tanah Air.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




