ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tak Bisa Alasan Lagi, Purbaya: Tahun Ini Pertaruhan Pajak

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:49 WIB
AS
MK
Penulis: Addin Anugrah Siwi | Editor: MBK
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (Beritasatu.com/Bambang)

Jakarta, Beritasatu.com — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bahwa 2026 menjadi ujian serius bagi kepemimpinannya di Kementerian Keuangan, terutama dalam mengejar target penerimaan pajak pada APBN 2026 yang dipatok lebih tinggi.

Purbaya menegaskan, dirinya tidak lagi memiliki ruang untuk beralasan apabila penerimaan negara tidak tercapai pada 2026.

“Kalau tahun lalu kan saya bisa bilang saya masih baru. Tahun ini kan saya enggak bisa,” kata Purbaya saat memberikan arahan kepada jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di Kantor Wilayah DJP Jakarta Utara, Kamis (22/1/2026).

Ia menyebut reformasi sumber daya manusia (SDM) di lingkungan DJP sebagai kunci utama dalam mengejar target penerimaan yang semakin menantang.

ADVERTISEMENT

Langkah mutasi dan rotasi pejabat, menurutnya, merupakan bagian dari strategi pembenahan menyeluruh untuk memperbaiki kinerja sekaligus memulihkan kepercayaan publik terhadap otoritas pajak.

“Strateginya seperti ini. Kita rapikan seluruh pegawai pajak yang terlibat, nanti kita lihat seperti apa. Harusnya sih, kalau saya buat seperti ini, setiap ada masalah saya dekati. Terus kalau saya curiga, kita ganti dari atas hingga bawah. Harusnya akan membaik pendapatan pajak kita,” jelas Purbaya.

Purbaya juga menegaskan bahwa pimpinan tetap bertanggung jawab atas apa yang terjadi di unit yang dipimpinnya, meskipun tidak terlibat langsung dalam suatu perkara. Karena itu, penataan organisasi dilakukan hingga level kepala kantor wilayah.

“Walaupun dia enggak terlibat langsung, sebagai kepala kantor wilayah, dia mesti bertanggung jawab atas apa yang terjadi di bawahnya,” kata Purbaya.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi pesan tegas bahwa kelalaian dalam pengawasan tidak bisa ditoleransi. Pimpinan diminta aktif mengendalikan jajaran di bawahnya agar tidak terjadi penyimpangan.

“Kalau anak buahnya ada yang ngaco-ngaco dan mereka tidak mendeteksi apa-apa, bukan berarti mereka bisa lepas dari tanggung jawab,” ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Purbaya Paparkan 8 Prioritas Prabowo di Nankai University China

Purbaya Paparkan 8 Prioritas Prabowo di Nankai University China

EKONOMI
Purbaya Yakinkan China, Investor Siap Borong Panda Bond

Purbaya Yakinkan China, Investor Siap Borong Panda Bond

EKONOMI
Dari Beijing, Purbaya Amankan Dana Rp 302 Triliun untuk RI

Dari Beijing, Purbaya Amankan Dana Rp 302 Triliun untuk RI

EKONOMI
Matangkan Rencana Panda Bond, Purbaya Terbang ke Beijing

Matangkan Rencana Panda Bond, Purbaya Terbang ke Beijing

EKONOMI
Purbaya: Beban Subsidi Energi Berkurang setelah Konflik AS-Iran Mereda

Purbaya: Beban Subsidi Energi Berkurang setelah Konflik AS-Iran Mereda

EKONOMI
Purbaya Sebut PNBP Pemulihan Aset Rp 1,02 T Penting untuk Pembangunan

Purbaya Sebut PNBP Pemulihan Aset Rp 1,02 T Penting untuk Pembangunan

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon