Uji Produksi Perdana Sumur Minyak Libo Hasilkan 1.274 BOPD
Senin, 16 Februari 2026 | 14:58 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Uji produksi perdana sumur Libo SE #86 di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menghasilkan hingga 1.274 barel minyak per hari (barrel oil per day/BOPD) pada awal 2026.
General Manager Zona Rokan Andre Wijanarko mengatakan capaian tersebut tergolong istimewa karena produksi menunjukkan angka 0% water cut. Artinya, hidrokarbon yang keluar dari perut bumi tersebut berupa minyak murni tanpa tercampur air.
“Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa dengan inovasi teknologi dan kerja keras perwira PHR, Blok Rokan masih memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan energi nasional Indonesia,” ujarnya seperti dilansir dari Antara, Senin (16/2/2026).
Andre menjelaskan, PHR menerapkan strategi teknis yang presisi dan inovatif untuk memaksimalkan potensi pada lapisan Top Menggala di kedalaman 5.680 kaki dengan permeabilitas (permeability/perm) maksimal 2,2 Darcy. Salah satu kunci keberhasilan teknis tersebut adalah penerapan selective perforation, yakni metode pelubangan pipa sumur secara selektif.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan minyak mengalir dari titik kedalaman reservoir yang paling potensial. Selain itu, dilakukan optimalisasi pompa electric submersible pump (ESP) berupa penggunaan pompa listrik rendam dengan laju rendah yang disesuaikan dengan karakteristik produksi optimal sumur.
PHR juga memasang peralatan canggih berupa kombinasi Advanced Gas Handler (AGH) pada pompa bawah permukaan dan gas separator di fasilitas permukaan guna menjaga aliran minyak tetap stabil meskipun terdapat kandungan gas (gassy condition).
“Keberhasilan ini merupakan awal yang baik. PHR berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi migas nasional dengan melakukan pengeboran berkelanjutan di area yang sama. Saat ini, tim di lapangan tengah bergerak cepat melakukan pengeboran sumur Libo SE #88 di lokasi wellpad yang sama,” ujarnya.
Ia menambahkan, masih terdapat empat sumur tambahan yang akan segera dibor melalui skema infill drilling sebagai tindak lanjut keberhasilan pengeboran Libo SE #86. Langkah tersebut bertujuan mengoptimalkan potensi minyak di area Libo SE.
“Semoga ke depannya, PHR dapat terus membuktikan keandalan operasi dengan tetap menjaga aspek HSE untuk ketahanan energi,” tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




