ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Berkah THR, Ekonomi Kuartal I 2026 Bisa Tumbuh 5,5 Persen

Selasa, 17 Februari 2026 | 17:25 WIB
BI
AD
Penulis: Bambang Ismoyo | Editor: AD
Suasana pemukiman dan gedung perkantoran di Jakarta.
Suasana pemukiman dan gedung perkantoran di Jakarta. (Beritasatu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Center of Reform on Economics (Core) Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi domestik mampu mencapai 5,5% pada kuartal I 2026.

Ekonom Senior Core Mohammad Faisal mengatakan pertumbuhan tersebut akan ditopang sejumlah faktor, terutama konsumsi rumah tangga dan belanja pemerintah yang besar, termasuk stimulus pada periode Ramadan dan Idulfitri.

Pemerintah disebut akan menggelontorkan belanja hingga Rp 800 triliun pada triwulan pertama tahun ini. Salah satu program yang disiapkan adalah diskon tarif layanan transportasi dan jalan tol.

ADVERTISEMENT

Selain itu, pemerintah juga mencairkan tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) lebih cepat, sehingga diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi.

"Kan ada THR, pemerintah juga mengelontorkan belanjanya sampai Rp 800 triliun, yang salah satunya adalah stimulus. Tentu bisa jadi sampai ke angka 5,5%," ujar Mohammad Faisal kepada Beritasatu.com, Selasa (17/2/2026).

Ia menjelaskan, terdapat empat pilar utama penopang pertumbuhan ekonomi, yakni konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, investasi, dan ekspor domestik.

Meski konsumsi dan belanja pemerintah diproyeksikan kuat, sumber pertumbuhan lainnya belum tentu memberikan kontribusi optimal. Menurut Faisal, investasi kemungkinan hanya tumbuh moderat, sementara surplus perdagangan atau ekspor neto berpotensi lebih kecil dibandingkan triwulan sebelumnya.

Dengan dua motor utama yang didorong agresif, yakni belanja pemerintah dan konsumsi rumah tangga, pertumbuhan 5,5% dinilai masih realistis, bahkan menjadi batas bawah dari target pemerintah.

Namun, untuk menembus level 6% pada kuartal I 2026, tantangannya dinilai masih cukup besar.

"Karena dua faktor sumber pertumbuhan ekonomi itu digenjot, maka bisa jadi ke 5,5%. Namun, kalau untuk 6% saya pikir masih jauh," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Prabowo Yakin Program MBG hingga Kopdes Bisa Dorong Perekonomian RI

Prabowo Yakin Program MBG hingga Kopdes Bisa Dorong Perekonomian RI

EKONOMI
Lonjakan Konsumsi Lebaran Bisa Bawa Ekonomi Tembus 5,5 Persen

Lonjakan Konsumsi Lebaran Bisa Bawa Ekonomi Tembus 5,5 Persen

EKONOMI
AI Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

AI Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

EKONOMI
Ekonom Prediksi Ekonomi RI Kuartal I 2026 Tembus 5,4 Persen

Ekonom Prediksi Ekonomi RI Kuartal I 2026 Tembus 5,4 Persen

EKONOMI
Ramadan Dongkrak Ekonomi Nasional?

Ramadan Dongkrak Ekonomi Nasional?

B-PLUS
Ramadan Bakal Angkat Pertumbuhan Ekonomi hingga 0,3 Persen

Ramadan Bakal Angkat Pertumbuhan Ekonomi hingga 0,3 Persen

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT