ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Iran Buka Akses Selat Hormuz jika Dubes AS Diusir, Ini Respons Bahlil

Kamis, 12 Maret 2026 | 20:23 WIB
CS
MK
Penulis: Celvin Moniaga Sipahutar | Editor: MBK
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberi keterangan pers di Istana Kepresidenan.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberi keterangan pers di Istana Kepresidenan. (Beritasatu.com/Celvin Moniaga Sipahutar)

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia angkat bicara terkait sikap Iran yang akan membuka akses Selat Hormuz bagi negara yang mengusir duta besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) dari wilayahnya.

Bahlil mengaku belum mengetahui laporan mengenai syarat Iran untuk membuka akses Selat Hormuz tersebut. Ia juga menyebut dirinya bersama Presiden Prabowo Subianto belum membahas isu itu.

"Saya belum tahu ya. Tadi tidak kami bahas menyangkut itu," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia setelah rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

ADVERTISEMENT

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan negara-negara Arab maupun Eropa yang memutuskan mengusir duta besar AS dan Israel dari wilayahnya akan mendapatkan akses bebas melintasi Selat Hormuz.

Dikutip dari Teheran Times, kebijakan tersebut disebut akan mulai berlaku dalam waktu dekat seiring konflik antara negara-negara tersebut yang masih berlangsung.

Dalam pernyataannya, IRGC menegaskan negara yang mengambil langkah diplomatik terhadap kedua negara tersebut akan memperoleh kewenangan penuh untuk menggunakan jalur strategis Selat Hormuz.

Selat Hormuz menjadi vital, terutama karena merupakan jalur utama pengiriman minyak dunia. Sekitar seperlima pasokan minyak global melewati perairan sempit ini setiap hari. Jika terganggu, dampaknya dapat memicu lonjakan harga energi serta ketidakstabilan ekonomi dan geopolitik global.

Bahlil mengatakan pemerintah melalui kementerian dan lembaga terkait telah mengambil langkah untuk memitigasi dampak ketegangan di Timur Tengah terhadap ketahanan energi nasional.

Sejumlah langkah tengah didorong pemerintah, antara lain dengan mengakselerasi transisi energi dari fosil menuju energi baru terbarukan (EBT) sebagai langkah strategis untuk mewujudkan kemandirian energi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Gedung Putih: AS-China Sepakat Selat Hormuz Harus Dibuka Kembali

Gedung Putih: AS-China Sepakat Selat Hormuz Harus Dibuka Kembali

INTERNASIONAL
Trump Tak Mau Minta Bantuan China untuk Atasi Konflik Selat Hormuz

Trump Tak Mau Minta Bantuan China untuk Atasi Konflik Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Dampak Perang AS-Iran, Kemasan Camilan Jepang Jadi Hitam Putih

Dampak Perang AS-Iran, Kemasan Camilan Jepang Jadi Hitam Putih

EKONOMI
Iran Semakin Gencar Ancam UEA, Ternyata Ini Penyebabnya

Iran Semakin Gencar Ancam UEA, Ternyata Ini Penyebabnya

INTERNASIONAL
Korea Selatan Pertimbangkan Dukung AS Amankan Selat Hormuz

Korea Selatan Pertimbangkan Dukung AS Amankan Selat Hormuz

INTERNASIONAL
China Dukung Mediasi Pakistan dalam Konflik AS-Iran

China Dukung Mediasi Pakistan dalam Konflik AS-Iran

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon