Pertamina Diminta Jaga Stok BBM di Jalur Padat Pemudik
Rabu, 18 Maret 2026 | 22:24 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Harga minyak mentah yang melambung serta terbatasnya pasukan membuat banyak negara mengemat stok bahan bakar minyak (BBM) mereka, tidak terkecuali Indonesia. Apalagi, kini Indonesia tengah memasuki masa mudik Lebaran.
Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Mufti Mubarok menyoroti pentingnya penguatan distribusi BBM di titik krusial seperti jalan tol, jalur pantai utara Jawa (pantura), serta lintas antarprovinsi yang diperkirakan mengalami kepadatan tinggi.
Kesiapan infrastruktur distribusi menjadi faktor penting untuk mencegah antrean panjang di SPBU.
“Distribusi harus berjalan lancar dan merata, khususnya di jalur padat pemudik, agar perjalanan masyarakat tetap nyaman,” ujarnya dilansir dari Antara.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan stok BBM nasional masih mencukupi.
Ia mengatakan pasokan dari produksi dalam negeri maupun impor tetap berjalan dan tidak terlalu terdampak konflik di Timur Tengah.
Hal serupa disampaikan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra yang mengimbau masyarakat bijak dalam membeli BBM dan LPG agar tidak terjadi panic buying.
Pemerintah selama ini menjaga cadangan operasional BBM di kisaran 21 hingga 28 hari, yang dinilai cukup untuk mendukung distribusi selama masa angkutan Idulfitri 2026.
Untuk BBM jenis pertalite dan solar subsidi, ketahanan stok dijaga di atas batas minimum, yakni sekitar 16 hingga 17 hari.
Sementara itu, cadangan elpiji nasional berada di level 15,6 hari atau di atas standar minimal 11 hari.
Adapun untuk BBM jenis avtur, stok tersedia untuk sekitar 23 hari guna mendukung peningkatan aktivitas penerbangan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




