Kemenhub: 10 Juta Orang Mudik Pakai Angkutan Umum
Minggu, 22 Maret 2026 | 09:16 WIB
Jakarta, Beritasatu.com — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat sebanyak 10 juta orang melakukan mudik Lebaran 1447 Hijriah menggunakan angkutan umum selama periode H-8 (13 Maret 2026) hingga H-1 (20 Maret 2026).
"Pergerakan penumpang angkutan umum secara kumulatif, sejak H-8 hingga H-1 Lebaran tercatat mencapai 10.003.583 orang, ini menunjukkan kenaikan 9,23% dibandingkan dengan angkutan Lebaran 2025 sebanyak 9.158.315 orang," kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Ernita Titis Dewi di Jakarta, Sabtu (21/3/2026), dikutip dari Antara.
Ernita mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama musim mudik tahun ini. Data tersebut dihimpun dari Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026.
Secara kumulatif, moda transportasi perkeretaapian menjadi yang terbanyak dengan 2.981.945 penumpang atau naik 13,22% dibandingkan tahun sebelumnya. Disusul angkutan penyeberangan sebanyak 2.482.303 orang atau meningkat 14,78%.
Selanjutnya, angkutan udara mencatat 2.190.282 penumpang atau naik 3,05%. Angkutan darat mencapai 1.587.060 orang atau naik 9,18%, sementara angkutan laut sebanyak 761.993 orang.
Selain pergerakan penumpang, arus kendaraan juga meningkat di sejumlah simpul transportasi. Pada H-1, kendaraan yang keluar dari gerbang tol Jakarta tercatat 117.016 unit, sedangkan kendaraan masuk mencapai 66.210 unit.
Total pergerakan kendaraan di gerbang tol Jabodetabek mencapai 248.349 unit, sementara di gerbang tol non-Jabodetabek sebanyak 236.758 unit. Di ruas arteri, kendaraan keluar dari Jabodetabek tercatat 474.454 unit dan yang masuk 360.479 unit. Untuk ruas arteri non-Jabodetabek, pergerakan mencapai 491.901 unit.
Berdasarkan data harian pada H-1, jumlah keberangkatan penumpang angkutan umum mencapai 915.635 orang. Rinciannya, perkeretaapian sebanyak 302.823 orang, angkutan udara 207.261 orang, penyeberangan 189.804 orang, angkutan darat 161.054 orang, dan angkutan laut 54.693 orang.
Kemenhub juga mencatat tingkat ketepatan waktu angkutan umum cukup baik. Perkeretaapian antarkota mencapai 98,20% dan regional 98,90%. Sementara itu, angkutan udara domestik 85,79% dan internasional 70,24%, angkutan laut 95,70%, penyeberangan 63,19%, serta angkutan darat 72,49%.
Penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 mengacu pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 59 Tahun 2026 dengan pemantauan terpadu di seluruh simpul transportasi.
Kemenhub mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi arus balik yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 24 Maret 2026 (H+3). Masyarakat diminta merencanakan perjalanan lebih awal serta menghindari waktu puncak.
Selain itu, masyarakat diingatkan menjaga kondisi fisik, membawa obat-obatan pribadi, memastikan kesiapan kendaraan, serta menggunakan moda transportasi resmi dan berizin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




