ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Purbaya Usul Ambil Alih PNM dari Danantara untuk Kebut Penyaluran KUR

Selasa, 7 April 2026 | 10:09 WIB
WA
WA
Penulis: Widi Agustian | Editor: WA
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhin (kiri) memberikan keterangan pers terkait kebijakan transportasi dan BBM di Jakarta, Senin 6 April 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kanan) bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhin (kiri) memberikan keterangan pers terkait kebijakan transportasi dan BBM di Jakarta, Senin 6 April 2026. (Beritasatu.com/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Langkah ini bertujuan mempercepat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku UMKM. PNM saat ini merupakan anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) yang tergabung dalam Danantara.

“Saya sedang propose (mengajukan) ke Danantara, (agar) PNM kasih ke kami (Kementerian Keuangan). PNM Madani itu kasih ke kami, nanti kami akan jadikan PNM itu penyalur KUR (kredit usaha rakyat),” kata Purbaya, Senin (7/4/2026), dikutip dari Antara.

Kementerian Keuangan berencana menempatkan PNM sebagai anak usaha di bawah special mission vehicle (SMV), seperti PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) atau Pusat Investasi Pemerintah (PIP).

ADVERTISEMENT

Rencana ini muncul sebagai solusi atas hambatan penyaluran KUR yang masih dirasakan pelaku UMKM. Purbaya menyoroti tingginya biaya bunga dalam penyaluran KUR melalui perbankan.

"Kalau KUR yang (disalurkan) lewat bank-bank itu kan kami bayar bunga tuh sampai 18%. Uangnya hilang (terpakai untuk membayar bunga), setiap tahun sekitar Rp 40 triliun,” ujarnya.

Melalui skema baru, dana Rp 40 triliun tersebut dapat dimanfaatkan sebagai modal bergulir, bukan sebagai biaya bunga. Purbaya menargetkan PNM dapat berkembang menjadi bank UMKM dengan modal hingga Rp 200 triliun dalam lima tahun.

“Jadi, anggaran (yang dikeluarkan oleh) kami enggak bertambah (tetap Rp 40 triliun setiap tahunnya), tapi dia (PNM) meminjamkan (anggaran tersebut) sebagai dana bergulir, dengan bunga murah. Jadi, Rp 40 triliunnya enggak hilang,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pengembangan ekosistem UMKM terintegrasi. Ekosistem ini mencakup layanan pendampingan, pemasaran, pelatihan, hingga penjaminan kredit. Usulan tersebut telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dan mendapat sinyal dukungan. Meski demikian, pembahasan masih berlangsung dengan Danantara untuk mencari skema terbaik.

“Kalau didukung oleh Komisi XI, kami akan eksekusi (rencana pengambilalihan PNM) itu. Kami sudah lapor ke Pak Presiden, dia bilang, kalau bagus jalankan saja. Tapi, kami masih berunding dengan Danantara. Mohon dukungannya (dari Komisi XI DPR RI),” kata Purbaya.

Purbaya menambahkan, pengambilalihan tidak akan dilakukan jika Danantara mampu menjalankan pengembangan ekosistem UMKM secara mandiri.

“Nanti kami coba follow up (tindak lanjuti) seperti itu. Kalau bisa jalan (direalisasikan oleh Danantara sendiri), silakan jalan. Tapi kalau nggak, kami ambil alih (PNM). Kalau jadi diambil alih, kami nanti lapor ke sini (Komisi XI), boleh apa nggak,” imbuhnya.


 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Purbaya Paparkan 8 Prioritas Prabowo di Nankai University China

Purbaya Paparkan 8 Prioritas Prabowo di Nankai University China

EKONOMI
Purbaya Yakinkan China, Investor Siap Borong Panda Bond

Purbaya Yakinkan China, Investor Siap Borong Panda Bond

EKONOMI
Dari Beijing, Purbaya Amankan Dana Rp 302 Triliun untuk RI

Dari Beijing, Purbaya Amankan Dana Rp 302 Triliun untuk RI

EKONOMI
Matangkan Rencana Panda Bond, Purbaya Terbang ke Beijing

Matangkan Rencana Panda Bond, Purbaya Terbang ke Beijing

EKONOMI
Purbaya: Beban Subsidi Energi Berkurang setelah Konflik AS-Iran Mereda

Purbaya: Beban Subsidi Energi Berkurang setelah Konflik AS-Iran Mereda

EKONOMI
Purbaya Sebut PNBP Pemulihan Aset Rp 1,02 T Penting untuk Pembangunan

Purbaya Sebut PNBP Pemulihan Aset Rp 1,02 T Penting untuk Pembangunan

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon