ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wall Street Catatkan Rekor Penutupan Tertinggi

Jumat, 17 April 2026 | 08:21 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Ilustrasi Wall Street
Ilustrasi Wall Street (AP Photo/Peter Morgan)

New York, Beritasatu.com – Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada Kamis (16/4/2026), dengan indeks acuan mencetak rekor tertinggi baru seiring meningkatnya optimisme bahwa konflik di Timur Tengah mulai mereda.

Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite mencatat rekor penutupan tertinggi untuk hari kedua berturut-turut. Kenaikan ini didorong oleh kesepakatan gencatan senjata sementara antara Israel dan Lebanon, serta sinyal dari Presiden AS Donald Trump terkait kemungkinan kelanjutan perundingan dengan Iran pada akhir pekan.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 115 poin atau 0,24% ke level 48.578,72. Sementara itu, S&P 500 menguat 0,26% ke 7.041,28 dan Nasdaq naik 0,36% ke 24.102,70.

ADVERTISEMENT

Kenaikan Nasdaq menjadi yang ke-12 secara berturut-turut, menandai reli terpanjang sejak Juli 2009.

Meski demikian, pergerakan pasar cenderung fluktuatif. Hal ini terjadi setelah pernyataan Trump mengenai gencatan senjata selama 10 hari dan klaim bahwa Iran bersedia tidak mengembangkan senjata nuklir selama lebih dari 20 tahun.

Chief Investment Officer Northlight Asset Management Chris Zaccarelli mengatakan, pergerakan pasar dalam beberapa waktu terakhir sangat dipengaruhi oleh dinamika konflik Iran.

“Pasar bergerak antara sentimen positif dan netral. Selama satu setengah bulan terakhir, perdagangan sangat dipengaruhi oleh perang Iran,” ujarnya dilansir dari Reuters.

Dari sisi sektoral, sebagian besar sektor di S&P 500 mencatatkan penguatan. Sektor energi menjadi yang terbaik dengan kenaikan 1,6% seiring naiknya harga minyak, sementara sektor kesehatan melemah 0,8%.

Secara keseluruhan, jumlah saham yang menguat lebih banyak dibandingkan yang melemah, mencerminkan sentimen positif yang masih bertahan di pasar, meskipun dibayangi ketidakpastian geopolitik global.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Aksi Ambil Untung Serang Wall Street, Hanya Dow Jones yang Menguat

Aksi Ambil Untung Serang Wall Street, Hanya Dow Jones yang Menguat

EKONOMI
Wall Street Melesat, Dow Jones Cetak Rekor Baru setelah Damai AS-Iran

Wall Street Melesat, Dow Jones Cetak Rekor Baru setelah Damai AS-Iran

EKONOMI
Wall Street Menguat Berkat IPO SpaceX

Wall Street Menguat Berkat IPO SpaceX

EKONOMI
SpaceX Milik Elon Musk Melantai dengan Harga Rp 2,16 Juta Per Saham

SpaceX Milik Elon Musk Melantai dengan Harga Rp 2,16 Juta Per Saham

EKONOMI
Wall Street Naik Imbas Trump Batalkan Serangan ke Iran dan Klaim Damai

Wall Street Naik Imbas Trump Batalkan Serangan ke Iran dan Klaim Damai

EKONOMI
Wall Street Ditutup Menguat Tipis Berkat Saham AI

Wall Street Ditutup Menguat Tipis Berkat Saham AI

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon