ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harga Kompetitif, Pupuk Urea Indonesia Diminati Banyak Negara

Kamis, 23 April 2026 | 14:57 WIB
CS
H
Penulis: Celvin Moniaga Sipahutar | Editor: HE
Ilustrasi pupuk.
Ilustrasi pupuk. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, sejumlah negara mulai melirik pupuk urea asal Indonesia, seiring kondisi produksi nasional yang mengalami surplus. Selain Australia, Filipina dan India juga menunjukkan minat untuk mengimpor pupuk dari Indonesia.

Airlangga Hartarto mengatakan, tingginya minat tersebut dipicu oleh kelebihan pasokan pupuk di dalam negeri.

“Pupuk kita mengalami surplus sehingga beberapa negara, seperti India, Filipina, maupun Australia meminta kepada Indonesia,” ujar Airlangga, Kamis (23/4/2026).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, salah satu faktor utama yang menarik minat negara lain adalah harga pupuk Indonesia yang kompetitif. Hal ini didukung kebijakan pemerintah dalam menetapkan harga gas untuk industri pupuk di kisaran US$ 6 per MMBTU, sehingga harga eceran tertinggi (HET) tetap terjaga.

Meski demikian, hingga saat ini pemerintah baru menyetujui ekspor pupuk urea ke Australia. Presiden Prabowo Subianto telah memberikan persetujuan ekspor sebesar 250.000 ton ke negara tersebut. Kebijakan ini mendapat respons positif dari Perdana Menteri Australia Anthony Albanese.

Airlangga menegaskan, kondisi ini menunjukkan ketahanan Indonesia di sektor pangan semakin kuat, termasuk dari sisi ketersediaan pupuk.

“Jadi, Indonesia punya resiliensi di sektor pangan, terutama karena dari segi pupuk urea juga aman,” tambahnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, selain India dan Filipina, negara lain seperti Thailand dan Brasil juga berminat mengimpor pupuk urea dari Indonesia. Total permintaan diperkirakan mencapai 1 juta ton.

Minat tersebut muncul karena produksi pupuk nasional mencapai 7,8 juta ton, lebih tinggi dibandingkan kebutuhan domestik sekitar 6,3 juta ton.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Perang AS-Iran: Pupuk Indonesia Jadi Primadona Diincar Banyak Negara

Perang AS-Iran: Pupuk Indonesia Jadi Primadona Diincar Banyak Negara

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon