Jakarta Globe Insight Bahas Kerja Sama Ekonomi RI dengan Rusia-Belarus
Selasa, 28 April 2026 | 15:41 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - JakartaGlobe sukses menyelenggarakan edisi perdana Jakarta Globe Insight di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (28/4/2026). Acara ini mempertemukan para diplomat senior dan pakar kebijakan untuk membahas perluasan kerja sama ekonomi antara Indonesia, Rusia, dan Belarus di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.
Acara ini menghadirkan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Gennadievich Tolchenov, Duta Besar Belarus untuk Indonesia Raman Ramanouski, serta mantan Duta Besar Indonesia untuk World Trade Organization (WTO), Iman Pambagyo. Diskusi dipandu oleh entrepreneur sekaligus lulusan hubungan internasional, Anthony Wonsono.
Kerja Sama RI-Rusia Makin Luas
Dalam diksusi ini, Tolchenov menyoroti semakin eratnya hubungan strategis Indonesia dan Rusia, terutama setelah pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin di St. Petersburg.
“Itu berarti kerja sama kami benar-benar komprehensif. Tidak hanya soal politik atau keamanan strategis, tetapi juga mencakup kerja sama ekonomi,” ujar Tolchenov.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut kini mulai masuk tahap implementasi melalui penandatanganan kesepakatan pasokan energi pada bulan ini.
Tolchenov juga menekankan pentingnya kerja sama internasional di tengah volatilitas pasar global akibat konflik geopolitik, khususnya di Timur Tengah.
“Di dunia modern, tidak ada negara yang dapat menjamin ketahanan energi dan pangan sendirian. Hubungan bilateral antara Indonesia dan Federasi Rusia dapat berkontribusi terhadap ketahanan energi dan pangan Indonesia,” ujarnya.
Belarus Dorong Kerja Sama Pangan
Dalam kesempatan yang sama, Ramanouski menegaskan komitmen Belarus untuk memperkuat hubungan ekonomi dengan Indonesia, terutama di sektor pertanian, pupuk, dan alat mesin pertanian.
“Bagi Belarus, jawaban atas tantangan saat ini sederhana: memperluas lingkaran pertemanan dan mengembangkan kerja sama dengan mitra tepercaya seperti Indonesia,” kata Ramanouski.
Ia menyebut Belarus siap mendukung ketahanan pangan Indonesia melalui pasokan pupuk untuk komoditas seperti sawit dan beras, serta penyediaan alat pertanian seperti traktor.
Tantangan Tata Kelola Perdagangan Global
Sementara itu, Iman Pambagyo memberikan perspektif terkait kondisi sistem perdagangan global saat ini.
“WTO pada dasarnya masih utuh, dengan sekretariat yang tetap berjalan dan komitmen anggota yang masih mengikat secara hukum. Namun, negara-negara besar semakin sering mengabaikan aturan,” katanya.
Menurut Iman, sistem perdagangan global tidak runtuh, tetapi mulai ditinggalkan secara politik oleh anggotanya.
Forum ini mencerminkan komitmen JakartaGlobe dalam mendorong dialog internasional yang konstruktif di bidang ekonomi, diplomasi, dan isu global.
Sebagai informasi, JakartaGlobe merupakan platform berita berbahasa Inggris yang berada di bawah naungan B-Universe Media Holdings.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




