Tekanan Rupiah Akan Mereda, Sekarang Saatnya Jual Dolar AS
Kamis, 14 Mei 2026 | 17:57 WIB
Menurut Fithra, apabila faktor geopolitik dan musiman tersebut dihilangkan, nilai tukar rupiah sebenarnya berada di level yang lebih kuat.
“Kalau faktor seasonal dan geopolitik ini dihilangkan, maka sebenarnya kondisi rupiah kita Rp 16.700,” ujarnya.
Pemerintah bersama Bank Indonesia saat ini juga terus melakukan bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
“Yang dilakukan oleh pemerintah saat ini bersama dengan Bank Indonesia, melakukan bauran kebijakan dari sisi market, untuk menangani efek secara teknis pergerakan dari US Treasury yield. Itu juga biasanya akan turun dalam beberapa pekan ke depan,” kata Fithra.
Rupiah Diprediksi Menguat
Fithra menilai tekanan terhadap rupiah berpotensi mereda seiring mulai menurunnya tensi perang di Timur Tengah dan berakhirnya faktor musiman.
“Karena kalau kita lihat, trajektori dari perang itu sudah deeskalasi. Sehingga bisa jadi kemungkinan besar di akhir Mei, ini sudah akan turun lagi yield-nya, sehingga tekanan rupiah itu akan turun. Dan juga tekanan seasonal, musiman, itu juga akan reda,” ujar Fithra.
Ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pelemahan rupiah saat ini. Menurutnya, kondisi sekarang justru menjadi momentum bagi pemilik dolar AS untuk mengambil keuntungan.
“Justru saat-saat sekarang ini adalah saatnya jual dolar. Karena nanti dolar tidak akan naik lagi,” katanya.
Ia memprediksi tekanan terhadap rupiah akan terus berkurang pada akhir Mei 2026 dan nilai tukar rupiah berpotensi kembali menguat ke kisaran Rp 17.100 per dolar AS. Bahkan hingga akhir tahun, rupiah diperkirakan dapat kembali menguat ke level Rp 16.900 hingga Rp 16.700 per dolar AS.
“Jadi saatnya sekarang mengambil keuntungan. Kalau punya dolar, segera dijual,” saran Fithra.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




