ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
GODOK PEMBENTUKAN 3 ANAK USAHA

ASDP Tingkatkan Investasi 194%

Senin, 7 November 2016 | 10:17 WIB
EN
B
Penulis: Ester Nuky | Editor: B1
Ilustrasi kapal feri.
Ilustrasi kapal feri. (Antara)

SORONG -- Plt Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Faik Fahmi mengatakan, perusahaan meningkatkan investasi 194% tahun depan menjadi Rp 1,93 triliun, dari Rp 655,9 miliar prognosa 2016.

"Dari Rp 1,93 triliun itu, sebanyak Rp 577 miliar digunakan untuk membeli 16 kapal, naik dari pengadaan kapal tahun ini Rp 80 miliar. Selain itu, kami berencana membuka 13 rute baru di Papua tahun depan. Total di Indonesia,
kami sudah melayani 195 rute," katanya saat Expose Media "ASDP, Kunci Konektivitas Bumi Papua" di Sorong, Sabtu (5/11).

Ia menjelaskan, BUMN angkutan sungai, danau, dan penyeberangan ini mengoperasikan 140 kapal penyeberangan. Sekitar 50% kapal sudah tua, di atas 20 tahun.

Pihaknya berencana membeli 60 kapal baru dalam 5 tahun ke depan untuk meningkatkan layanan sesuai pertumbuhan dan kebutuhan pasar.

ADVERTISEMENT

Sedangkan kapal-kapal yang ada akan ditingkatkan produktivitasnya, misalnya kapal yang di rute penyeberangan Merak-Bakauheni. Kapal ASDP di sini hanya beroperasi 12 hari dalam sebulan karena banyaknya perusahaan jasa penyeberangan di sana.

"Kapal-kapal yang besar di Merak akan kami gunakan untuk rute lain yang akan kami kembangkan agar lebih produktif. Kami juga kini membeli kapal-kapal baru -- dari sebelumnya membeli kapal bekas -- agar bisa mengambil pasar yang tumbuh. Selama ini swasta yang bisa ngambil pasar yang tumbuh, karena mereka memilliki kapal yang dibutuhkan," katanya.

Perusahaan pelat merah ini juga mengoperasikan 35 pelabuhan penyeberangan. Pihaknya akan membangun pelabuhan marina untuk yacht atau kapal wisata di Labuan Bajo, NusaTenggara Timur, untuk mendukung pengembangan pariwisata di 10 destinasi unggulan yang bisa menarik banyak wisatawan asing seperti Bali.

Kaji 3 Anak Perusahaan 
Faik menjelaskan, selain membeli kapal-kapal baru untuk melayani kebutuhan pasar, perusahaan pelat merah ini tengah mengkaji pembentukan tiga anak perusahaan di luar angkutan penyeberangan, yakni di bidang ship maintenance, properti, dan utilitas seperti air minum.

Dengan demikian laba bersih perusahaan bisa naik dari tahun ini yang ditargetkan Rp 260 miliar, atau sama dibanding perolehan tahun lalu. Sedangkan pendapatan tahun ini diperkirakan Rp 2,39 triliun, turun dari tahun lalu Rp 2,41 triliun. Kinerja tahun ini dipengaruhi penurunan tarif dua kali pada Januari dan April lalu setelah harga bahan bakar minyak (BBM) turun waktu itu.

Sementara itu, aset perusahaan sekitar Rp 5,2 triliun.

Lembar-Surabaya 
Faik menjelaskan lebih lanjut, untuk mendorong laba perusahaan tumbuh pihaknya terus mengembangkan rute-rute dengan potensi pasar besar seperti Lembar (Lombok)-Surabaya. Setiap hari, 500 truk melalui rute tersebut, dengan menghabiskan waktu 24 jam menggunakan jalur darat. Jalur darat juga sering kena pungli di pos timbangan dan pungli lain yang bisa lebih dari Rp 750.000.

"Namun jika menggunakan Ro-Ro kami, 9-10 jam sudah sampai. Jika menggunakan kapal juga mengurangi kepadatan lalu lintas jalur darat," tandasnya.

Selain itu, rute lain akan dikembangkan sejalan dengan keputusan pemerintah menjadikan Danau Toba sebagai satu dari 10 destinasi unggulan baru. "Walaupun kami namanya ASDP -- Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan, selama ini belum ada yang melayani angkutan danau," imbuhnya.

Ia menjelaskan, saat ini pangsa pasar ASDP sekitar 25% dan diharapkan nantinya bisa menjadi market leader dengan menguasai 30% dan selanjutnya 50% lebih pangsa pasar nasional.

Sementara itu, Kepala Cabang ASDP Sorong Hana Lusi Suripati mengatakan, pihaknya menambah rute baru untuk mendukung kemudahan transportasi ke kepulauan Raja Ampat. Selain melayani kebutuhan transportasi masyarakat setempat juga untuk mendukung pengembangan pariwisata di Raja Ampat.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Izin Beres 2 Tahun, Prabowo Minta Satgas Khusus Percepat Deregulasi

Izin Beres 2 Tahun, Prabowo Minta Satgas Khusus Percepat Deregulasi

EKONOMI
Kelas Menengah Menyusut, Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Rapuh

Kelas Menengah Menyusut, Pertumbuhan Ekonomi RI Dinilai Rapuh

EKONOMI
ADB Sebut Asia Pasifik Butuh Investasi Digital Rp 5.500 Triliun

ADB Sebut Asia Pasifik Butuh Investasi Digital Rp 5.500 Triliun

EKONOMI
86 Persen Pemimpin Perusahaan di Asia Pasifik Tingkatkan Investasi AI

86 Persen Pemimpin Perusahaan di Asia Pasifik Tingkatkan Investasi AI

EKONOMI
Ekonom Minta Pemerintah Fokus Perkuat Produksi dan Investasi

Ekonom Minta Pemerintah Fokus Perkuat Produksi dan Investasi

EKONOMI
Butuh Investasi US$ 789,9 M untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Butuh Investasi US$ 789,9 M untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon