Keamanan Tidak Kondusif, Pertamina Tunda Distribusi BBM ke Intan Jaya
Minggu, 26 Februari 2017 | 14:17 WIB
Jayapura - Manajemen Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua untuk sementara menunda penyaluran bahan bakar minyak (BBM) ke Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua, karena kondisi keamanan yang sedang tidak kondusif menyusul konflik pilkada.
"Untuk sementara kami hentikan sampai kondusif dulu karena APMS (Agen Premium & Minyak Solar) kami juga ikut dibakar," ujar Manager Fuel Ritel Pertamina MOR VIII Zibali Hisbul Masih di Jayapura, Minggu (26/2).
Menurutnya pada peristiwa pembakaran tersebut, ada stok BBM yang ikut hangus. Namun jumlahnya tidak terlalu banyak. "Ada BBM yang ikut terbakar, tapi hanya 180 liter premium. Pengusahanya sudah kordinasi ke kami dan kerugiannya belum bisa dihitung karena situasi kurang kondusif," kata dia.
Zibali menegaskan, pihaknya tetap berkomitmen untuk segera menyalurkan BBM ke Intan Jaya. "Kami lihat Senin atau Selasa pengusahanya ke sana untuk cari lokasi baru. Harapannya situasi bisa cepat kondusif karena bandara ikut dipalang, jadi kami tidak bisa kirim BBM," ujarnya lagi.
Ia mengklaim dari 11 kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada serentak 2017, hanya Intan Jaya yang terganggu penyaluran BBM-nya. "Selain Intan Jaya, distribusi BBM ke kabupaten lain yang sedang menyelenggarakan pilkada masih aman. Kami percaya aparat keamanan dapat segera mengendalikan situasi di Intan Jaya," ujar Zibali.
Diberitakan sebelumnya, terjadi kekisruhan di Intan Jaya terkait penyelenggaraan pilkada. Polda Papua mengonfirmasi akibat konflik yang terjadi sejak Jumat (24/2) itu hingga kini sudah ada tiga orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




