Textileone Rambah Platform Penjualan Online
Rabu, 3 Mei 2017 | 21:45 WIB
Jakarta - Merek tekstil untuk seragam dan pakaian kerja, Textileone, mulai mengadopsi penjualan secara online untuk merambah pasar Indoneia. Rencananya, Textileone akan membuat platform penjualan secara online demi terus mengembangkan penjualan di seluruh Indonesia.
Managing Director Textileone Indonesia, Erwin Kong, mengatakan, berdasarkan data dari Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), pasar industri tekstil di Indonesia akan meningkat sebesar 20 persen pada tahun ini. Menyikapi tren pertumbuhan tersebut, lanjut dia, pihaknya berinisiatif untuk memperluas pasar di Indonesia dengan menghadirkan platform online, sebagai media untuk pemasaran, sekaligus terus memperkenalkan brand kepada seluruh masyarakat Indonesia.
"Kita melihat perkembangan teknologi internet terus berkembang setiap saat. Ini merupakan peluang bagi kita untuk mengembangkan penjualan kita melalui online untuk terus merambah pasar Indonesia. Kita harapkan, dengan kehadiran platform online shop, penjualan bisa tumbuh 30 persen hingga 50 persen pada tahun ini. Mulai pertengahan tahun ini, kita akan luncurkan platform online shop," kata Erwin di Jakarta, Rabu, (3/5).
Menurut Erwin, penjualan produk secara konvensional belum cukup untuk menggaet seluruh konsumen di Indonesia. Oleh karena itu, dengan merambah online adalah langkah tepat untuk menyasar seluruh konsumen. Apalagi, kehadiran infrastruktur internet yang sudah cuku mendukung kegiatan tersebut.
"Memang, selama ini produk-produk bahan tekstil kita sudah banyak digunakan untuk seragam sekolah, pemerintahan, maupun pihak swasta, seperti pihak perhotelan dan sebagainya. Tetapi kita ingin lebih memperluas lagi dengan menggunakan pemasaran secara online, sehingga konsumen di Indonesia bisa mendapatkan produk yang berkualitas dan modern," ujar Erwin.
Dalam mempersiapkan online shop, kata Erwin, pihaknya sudah mempersiapkan selama enam bulan terkahir ini. Termasuk tim teknologi informasi (TI) yang akan membangun platform tersebut. Sayangnya, Erwin sendiri belum bersedia mengumumkan nama platform online tersebut. Intinya, lanjut Erwin, platform ini akan membantu konsumen Indonesia untuk mendapatkan bahan tekstil yang berkualitas untuk berbagai kebutuhan.
"Selama ini orang sering melihat brand lokal kurang berkualitas. Ini menjadi tantangan kita. Dengan adanya platform yang akan kita bangun, kita jamin untuk menyediakan bahan yang berkualitas dan sesuai denga selera konsumen. Platform ini juga membantu konsumen untuk lebih mengenal brand kita, dan dapat mendukung gaya hidup mereka," tambahnya.
Erwin juga menargetkan, dalam waktu tiga tahun ke depan, penjualan melalui platform online akan mendominasi produk Textileone. Sebab, lanjut dia, saat ini penjualan secara konvensional masih mendominasi.
"Saya harap dalam waktu tiga tahun ke depan, penjualan online kita dapat mencapai 60 persen dibandingkan konvensional. Karena memang arahnya ke sana. Tetapi, bukan berarti kita mau menghilangkan penjualan secara konvensional. Penjualan konvensional tetap ada, tetapi porsinya akan semakin kecil, seiring dengan perkembangan teknologi, dan juga transformasi digital yang sedang digalakan oleh perusahaan-perusahaan di Indoenesia," jelas Erwin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




