First Media Raih Penghargaan Indonesia's Top 100 Most Valuable Brands 2019
Rabu, 12 Juni 2019 | 20:44 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Link Net Tbk (LINK), pemimpin di industri penyedia Pay TV dan Fixed Broadband Cable Internet di Indonesia dengan brand First Media, untuk kedua kalinya secara berturut-turut berhasil meraih penghargaan Indonesia's Top 100 Most Valuable Brands 2019.
Penghargaan yang diterima tersebut merupakan apresiasi terhadap 100 merek Indonesia, baik corporate brand maupun product brand dengan nilai tertinggi yang diberikan oleh Brand Finance bekerja sama dengan Majalah SWA.
Marketing Communication Division Head PT Link Net Tbk, Niki Sanjaya, mengatakan, brand merupakan aset tidak terlihat yang sangat bernilai bagi perusahaan. Sehingga, keberhasilan PT Link Net Tbk masuk dalam Indonesia's Top 100 Most Valuable Brands 2019 ini, merupakan bukti konsistensi dalam menyediakan layanan yang inovatif untuk senantiasa menjaga kepuasan dan loyalitas pelanggan.
"Sebagai brand kami ingin selalu berada dekat di hati pelanggan, karenanya di tahun ini kami menghadirkan First Squad Service Day untuk menjangkau konsumen dengan memberikan pelayanan secara langsung, customer experience, dan layanan purna jual. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan pelanggan selama ini dan dukungan segenap stakeholder sehingga kami dapat mempertahankan penghargaan ini," ujar Niki seusai menerima penghargaan di Hotel Shangrila, Jakarta, Rabu, (12/6/2019).
Niki menjelaskan, proses untuk meraih pengharagaan ini, berdasarkan pemeringkatan Brand Value yang diperoleh dari analisis Brand Finance terhadap Brand Strength Index (BSI) setiap perusahaan berdasarkan data yang diperoleh dari beberapa sumber, seperti informasi perusahaan, laporan tahunan perusahaan, serta riset yang dilakukan Brand Finance. Sedangkan parameter yang digunakan untuk mendapatkan nilai brand adalah kualitatif finansial dan non finansial.
"Bahkan juga, hal yang diukur seperti brand management, brand presence, brand awareness, functional performance dari suatu brand, emotional connection dan brand preference. Termasuk di dalamnya pertumbuhan revenue, market share, profitabilitas, analyst ratings dan S&P ratings," jelas Niky.
Niki menuturkan, pada tahun ini, First Media memiliki strategi untuk terus memperluas jangkauan home passed yang akan menyasar kota-kota baru, terutama di Pulau Jawa. Pasalnya, saat ini, First Media telah memiliki jumlah home passed mencapai 2,2 juta home passed. Targetnya, sampai akhir tahun akan menambah sebanyak 250.000 home passed lagi.
"Kami akan terus ekspansi untuk menambah home passed. Kami juga akan terus meningkatkan kualitas jaringan kami, sehingga pelanggan memperoleh kepuasan dar layanan kami. Penghargaan ini juga merupakan bukti kepuasan pelanggan terhadap layanan yang kami berikan," ungkap Niki.
Selain itu, First Media juga menyasar kaum milenial yang gemar bermain gim. Pihaknya akan memberikan paket langganan yang sesuai dengan kebutuhan para gamers.
"Dengan kebutuhan Internet yang semakin tinggi, First Media juga mengembangkan layanan khusus untuk para gamers melalui paket Game Xpert dan kolaborasi dengan penyedia layanan Over The Top (OTT) terkemuka di dunia seperti Catchplay, HOOQ, beIN Sports Connect, dan HBO GO untuk memberikan konten berkualitas bagi pelanggan dan semakin meningkatkan kebersamaan dalam keluarga, teman maupun komunitas," pungkas Niki.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




