Pacu Penjualan, Tanrise Property Fokus Proyek Pengembangan
Selasa, 11 Agustus 2020 | 20:20 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - Pengembang properti, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (Tanrise Property), tahun ini akan merampungkan sejumlah proyek yang sedang berjalan dan mengembangkan beberapa proyek pengembangan baru untuk meningkatkan penjualan.
Baca Juga: Pasokan Apartemen di Surabaya Bertambah 1.961 Unit
"Di tahun 2020 ini, Tanrise Property tetap berkomitmen melakukan pembangunan proyek yang sedang berjalan, diantaranya adalah proyek dua apartemen di Surabaya, The 100 Residence dan Kyo Society," kata Direktur Penjualan dan Pemasaran Tanrise Property, Joseph Lukito Utojohardjo, saat paparan publik di Surabaya, Selasa (11/8/2020).
Selain itu, kata Joseph, perseroan juga mengembangkan beberapa proyek prestisius baru. Pertama, pengembangan area superblok Tanrise City di Jember, Jawa Timur, yang saat ini akan segera memasuki pembukaan Depo Bangunan Jember dan area komersial serta entertainment baru.
Kedua, pengembangan kawasan multipurpose building Tritan Hub di Sidoarjo yang menjadi solusi bagi kebutuhan bisnis storage. Ketiga, pengembangan kawasan residensial yang disiapkan menjadi the new city satelite di Gresik, Jawa Timur.
Baca Juga: Tanrise Property Gandeng Arebi Jatim
"Kita sangat optimistis akan prospek bisnis properti di tahun mendatang terlebih dengan adanya langkah-langkah strategis yang telah kita siapkan dalam menghadirkan properti terbaik bagi para stakeholder," tandas Joseph.
Emiten dengan kode saham RISE ini, diketahui telah melakukan langkah strategis sepanjang tahun 2019. Diantaranya, melakukan kegiatan terkait pemasaran proyek aparteman baru, Kyo Society, dengan mengadakan launching dan pemilihan unit, melakukan soft opening Voza Premium Office, kolaborasi co-working space Cohive Voza, kolaborasi banking area Voza dengan Bank Negara Indonesia (BNI) dan lainnya.
Direktur Keuangan Tanrise Proerty, Go Herliani Prayogo, mengatakan, perseroan telah melakukan beberapa langkah strategis sepanjang tahun 2019 untuk meningkatkan penjualan. Hal tersebut dapat dicapai melalui penyelesaian pembangunan proyek-proyek yang sedang berjalan dan pengembangan landbank untuk proyek baru.
Baca Juga: Penjualan Kyo Society Capai 80%
"Tanrise melihat hal ini sebagai peluang dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap pengembang proyek properti," kata Herliani.
Lebih lanjut, Herliani memaparkan, di tahun 2019 sektor properti tidak memperlihatkan pertumbuhan, namun dengan strategi dan kerja keras, perseroan berhasil menjaga kepercayaan dan kinerja.
"Kita mencatat pendapatan usaha sebesar Rp 258,5 miliar, dan kenaikan tersebut terutama melalui kontribusi pendapatan townhouse yang meningkat sebesar 322 persen," pungkas Herliani.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




