ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Anak Usaha J Resources Asia Pasifik Lunasi MTN Rp 300 Miliar

Selasa, 16 Februari 2021 | 15:03 WIB
LO
B
Penulis: Lona Olavia | Editor: B1
PT J Resources Nusantara (JRN), anak perusahaan  PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) mendapat pinjaman sindikasi sebesar US$ 231,984 juta dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) untuk membangun proyek Doup sekaligus refinancing pinjaman. (ki-ka) Edi Permadi (Direktur JRN), Jimmy Budiarto (Direktur Utama JRN), Benny Yoslim (Pemimpin Divisi Bisnis Korporasi dan Multinasional 1) dan Rommel T.P Sitompul (Pemimpin Unit Bisnis Sindikasi BNI).
PT J Resources Nusantara (JRN), anak perusahaan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) mendapat pinjaman sindikasi sebesar US$ 231,984 juta dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) untuk membangun proyek Doup sekaligus refinancing pinjaman. (ki-ka) Edi Permadi (Direktur JRN), Jimmy Budiarto (Direktur Utama JRN), Benny Yoslim (Pemimpin Divisi Bisnis Korporasi dan Multinasional 1) dan Rommel T.P Sitompul (Pemimpin Unit Bisnis Sindikasi BNI). (Dok)

Jakarta, Beritasatu.com - PT J Resources Nusantara (JRN), anak perusahaan dari PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) telah melunasi Medium Term Notes (MTN) IV Tahap I sebesar Rp 300 miliar pada 16 Februari 2021.

Corporate Secretary J Resources Asia Pasifik, Edi Permadi, dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/2/2021) menyampaikan bahwa dengan keberhasilan pelunasan MTN secara tepat waktu tersebut, J Resources berharap agar kepercayaan para pemegang saham, pemegang kepentingan dan investor dapat terus terjaga.

Sebagai informasi, pada tanggal 15 Februari 2018, JRN dibantu oleh PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk yang bertindak sebagai arranger, menerbitkan MTN tersebut dengan jangka waktu 3 tahun dan bunga sebesar 10,25%. MTN diterbitkan pada 15 Februari 2018 dan jatuh tempo surat utang tersebut pada 15 Februari 2021.

Adapun dana pelunasan MTN oleh JRN ini diberikan oleh J Resources Asia Pasifik setelah emiten pertambangan emas tersebut menerbitkan obligasi berkelanjutan I Tahap VII Tahun 2021 dengan jumlah pokok sebesar Rp 257,26 miliar. PSAB semula menargetkan jumlah pokok obligasi itu sebanyak-banyaknya Rp 384,09 miliar dengan rencana penerbitan melalui dua seri.

ADVERTISEMENT

Di mana, obligasi kali ini tidak berseri dan ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok obligasi dan bertenor 370 hari kalender sejak tanggal emisi. bligasi ini memiliki kupon 9,25% dan akan dibayarkan setiap triwulan, dengan pembayaran pertama pada 26 April 2021, sedangkan obligasi terakhir sekaligus pelunasan obligasi pada 6 Februari 2022. Selain itu, pelunasan obligasi akan dilakukan secara bullet payment atau secara penuh pada saat jatuh tempo.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi PSAB adalah PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk dan wali amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Obligasi itu memiliki peringkat single A yang diberikan oleh Pefindo dan berlaku untuk periode 10 Maret 2020 hingga 1 Maret 2021.

Manajemen J Resources Asia Pasifik menjelaskan bahwa perseroan akan menggunakan dana dari hasil penawaran itu setelah dikurangi biaya emisi untuk disalurkan dalam bentuk pinjaman kepada anak usaha perseroan, J Resources Nasional.

"Diberikan kepada JRN, untuk pelunasan Medium Term Notes (MTN) IV Tahap I yang diterbitkan sebesar Rp 300 miliar, dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja dan atau keperluan umum JRN," tulis manajemen J Resources Asia Pasifik.

Di sisi lain, obligasi ini merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) obligasi berkelanjutan I J Resources Asia Pasifik dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp 3 triliun. Dengan penerbitan kali ini, maka PSAB telah menerbitkan PUB tersebut 7 tahap dengan total dana yang ditawarkan sekitar Rp 2,87 triliun.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon