Valuasi GoTo Tembus US$ 30 Miliar, Investor Lokal Untung Besar
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Valuasi GoTo Tembus US$ 30 Miliar, Investor Lokal Untung Besar

Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:05 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jakarta, Beritasatu.com- Penggalangan dana Pra-IPO yang dilakukan GoTo Group pekan lalu telah berhasil menggaet Abu Dhabi Investment Autority (ADIA). Investor besar dari Timur Tengah tersebut ikut membenamkan investasinya senilai US$400 juta. Masuknya dana segar menjelang IPO tersebut membuat valuasi bisnis GoTo terus melambung tinggi.

“Dengan adanya dana masuk sebagai tambahan modal, tentunya akan menaikkan valuasi GoTo. Secara kapitalisasi, masuknya dana dari investor tersebut juga akan bagus dan asumsinya besar yang diperkirakan mencapai Rp500 triliun, bisa menjadi nomor dua setelah BCA (Bank Central Asia) dan ini bisa menjadi penggerak pasar BEI,” ujar Head of Investment Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana, Selasa (26/10/2021).

Investor lama GoTo diperkirakan mendapatkan keuntungan besar berkat kenaikan valuasi tersebut.

Reuters melaporkan, valuasi GoTo kini sudah mencapai US$32 miliar. Masuknya sovereign wealth fund seperti ADIA dinilai sangat strategis bagi penguatan nilai bisnis GoTo.

Sejumlah emiten seperti PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), melalui anak perusahaannya Telkomsel, diketahui ikut berinvestasi di GoTo ketika masih dalam entitas Gojek. Sementara investor lokal lain seperti grup Djarum melalui entitas anak Global Digital Niaga juga berinvestasi di Gojek.

Astra, Telkomsel dan Djarum telah berinvestasi ketika valuasi perusahaan teknologi digital terbesar di Indonesia itu masih rendah. Sebagai contoh, Astra yang berinvestasi sebesar US$ 250 juta di tahun 2018, menanamkan dananya saat valuasi Gojek berkisar US$3,5 – US$4 miliar. Sementara di waktu bersamaan nilai investasi Djarum diperkirakan mencapai sekitar US$100 juta.

Telkomsel masuk ke Gojek secara bertahap sejak tahun 2020. Pada tahap pertama, anak usaha Telkom ini menanamkan investasi sebesar US$150 juta. Kemudian tahap kedua di tahun 2021 penyertaan Telkomsel di Gojek bertambah hingga total menjadi sebesar US$450 juta. Ketika Telkomsel masuk, nilai valuasi Gojek diperkirakan sudah diatas US$ 10 miliar.

Pasca terbentuknya GoTo Group, persentase kepemilikan tiga konglomerasi bisnis di Indonesia itu berkurang. Namun, dengan terus melesatnya valuasi saham GoTo group, nilai investasi ketiga entitas tadi ditaksir sudah naik puluhan persen.

Dengan asumsi valuasi GoTo saat ini sebesar US$30 miliar, maka perkiraan IRR (Internal Rate of Return) yang telah diraup oleh Investor Institusional Domestik seperti Telkom Group yang hampir setahun masuk adalah sebesar 6,97% (monthly) atau setara dengan 83,66%% per annum, Astra Internasional sebesar 32% per anum dan Djarum meraup 43% per annum. Mereka sudah diuntungkan dengan masuknya dana Pre-IPO.

Kepemilikan saham investor GoTo berpotensi berubah sejalan dengan proses pra-IPO yang bisa menambah jumlah investor baru.

“Saya melihat saham ekonomi digital khususnya GoTo akan menarik sekali karena GoTo ini tidak hanya Gojek melainkan ada Tokopedia, dan ini akan dipandang sebagai sesuatu yang sangat prospeknya besar sekali. Jadi saya rasa investor akan langsung profit,” jelas Wawan.

Menurut Wawan, dengan model bisnis GoTo Group yang lengkap, peluang penguatan saham calon emiten ini lebih terbuka.

“GoTo ini fokusnya akan menjadi suatu ekosistem. Kalau bisa uangnya jangan keluar dari ekosistem tersebut. Jadi banknya ya Bank Jago, kalo mau belanja pakai Gopay dan kalau mau beli apa-apa di Tokped dan beli makan di Gojek, sepanjang GoTo bisa menggeliatkan ekosistem yang seperti itu maka akan memiliki prospektus yang luar biasa,” tambah Wawan.

Sebelum melepas 25% sahamnya lewat IPO di bursa efek, valuasi Bukalapak ditaksir sekitar US$ 4 miliar - US$ 5 miliar. Setelah IPO, valuasi harga saham BUKA ternyata jauh lebih tinggi, mencapai sekitar USS 6 miliar



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kekhawatiran Omicron Redup, Harga Minyak Naik 3%

Minyak mentah berjangka Brent ditutup naik US$ 2,36, atau 3,2%, pada US$ 75,44 per barel.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Perusahaan Migas Genjot Produksi Sekaligus Tekan Emisi

Sektor hulu migas menghadapi tantangan yakni mengejar target produksi sekaligus menekan emisi karbon.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Wall Street Menghijau, Nasdaq Catat Hari Terbaik Sejak Maret

Bursa AS Wall Street menguat untuk hari kedua karena investor semakin tidak khawatir terhadap potensi dampak ekonomi dari omicron.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Bursa Eropa Melonjak Ditopang Data Industri Jerman

Bursa Eropa ditutup menguat tajam karena perkembangan terbaru varian Covid-19 omicron serta data industri Jerman.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Menlu: G-20 Sebagai Katalis Pemulihan Ekonomi Global

G-20 harus menjadi katalis bagi pemulihan ekonomi global yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan.

EKONOMI | 8 Desember 2021

Holding Danareksa Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

PT Danareksa (Persero) bersama 19 BUMN anggota holding bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana erupsi Gunung Semeru.

EKONOMI | 8 Desember 2021

BRI Gandeng Apkrindo Jatim Tingkatkan Transaksi Nontunai

Kerja sama BRI dan Apkrindo Jatim merupakan wujud kolaborasi perbankan dengan pengusaha kafe dan restoran di tengah kondisi pandemi Covid-19.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Le Parc at Thamrin Nine, Apartemen Khusus Kalangan Sultan

Apartemen super mewah, Le Parc at Thamrin Nine, dibanderol dengan harga mulai dari puluhan miliar rupiah.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Indonesia-Malaysia Sepakat Selesaikan Draft MoU PMI Domestik

Indonesia dan Malaysia sepakat untuk menyelesaikan draft nota MoU penempatan PMI sektor domestik ke Malaysia.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Transformasi Digital UMKM Perlu Dibarengi Tata Kelola Bisnis

Pelaku UMKM perlu melakukan transformasi digital sekaligus transformasi pengelolaan bisnis agar bisa terus berkembang.

EKONOMI | 7 Desember 2021


TAG POPULER

# Semeru


# PPKM


# Moeldoko


# Cuaca Jakarta


# Angin Prayitno Aji



TERKINI
Perusahaan Migas Genjot Produksi Sekaligus Tekan Emisi

Perusahaan Migas Genjot Produksi Sekaligus Tekan Emisi

EKONOMI | 20 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings