Kunjungan Wisman Masih Belum Pulih, Cuma Naik Tipis 3,06%
Senin, 3 Januari 2022 | 13:40 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia secara bulanan menunjukkan tren kenaikan.
Baca Juga: Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Jatim Masih Minim
Pada November 2021, kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 153.200 kunjungan, naik 3,06% dibandingkan Oktober 2021 yang mencapai 151.030 kunjungan. Jika dibandingkan dengan November 2020 juga mengalami kenaikan 6,04%.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menyampaikan, meskipun terjadi kenaikan, namun kenaikannya tipis belum signifikan dibandingkan kunjungan wisman ke Indonesia di 2019 yang rata-rata di atas 1 juta kunjungan per bulan.
"Kalau dibandingkan 2020, grafis kunjungan wisman di 2021 berimpit, artinya belum ada perbaikan yang signifikan. Kalau lihat di 2019 pada kondisi normal, grafiknya juga masih jauh di bawah kondisi normal. Artinya kunjungan wisman ini belum pulih," kata Margo Yuwono dalam pemaparan kondisi pariwisata November 2021, Senin (3/1/2022).
Baca Juga: BPS: Neraca Perdagangan Surplus, Ekspor November Kembali Catat Rekor
Hal ini juga diperkuat dengan Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia dari Januari hingga November 2021 yang baru mencapai 1,48 juta kunjungan, turun sebesar 61,82% dibandingkan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2020 yang mencapai 3,9 juta kunjungan. Penurunannya jauh lebih besar dibandingkan periode yang sama di tahun 2019 yang mencapai 14,7 juta kunjungan.
Dilihat berdasarkan kebangsaan, wisman yang datang dari kawasan Oseania pada November 2021 mengalami lonjakan tajam sebesar 98,57% dibandingkan dengan November 2020. Sedangkan wisman yang datang dari kawasan ASEAN mengalami penurunan sebesar 7,99%.
Baca Juga: PPKM Darurat, PHRI Sebut Hunian Hotel Tinggal 10%
Wisman yang berkunjung ke Indonesia pada November 2021 didominasi oleh wisman berkebangsaan Timor Leste sebanyak 81.740 kunjungan (53,36%), diikuti oleh Malaysia 40.360 kunjungan (26,34%), Tiongkok 4.940 kunjungan (3,22%), Papua Nugini 3.370 kunjungan (2,20%), dan Amerika Serikat 2.340 kunjungan (1,53%).
Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada November 2021 mencapai 47,83%. TPK tertinggi tercatat di Papua Barat sebesar 67,16%, diikuti oleh DI Yogyakarta dan Kalimantan Utara masing-masing sebesar 64,66% dan 63,57%. Sementara Bali masih tercatat sebagai provinsi dengan TPK terendah, yaitu sebesar 20,67%.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




