ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Soal Rencana IPO GoTo, Bagaimana Progresnya?

Kamis, 3 Februari 2022 | 14:33 WIB
H
FB
Penulis: Herman | Editor: FMB
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1 PT Bursa Efek Indonesia Adi Pratomo Aryanto dalam program Zooming with Primus bertajuk “Booming Startup IP” yang disiarkan langsung di Beritasatu TV, 3 Februari 2022.
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1 PT Bursa Efek Indonesia Adi Pratomo Aryanto dalam program Zooming with Primus bertajuk “Booming Startup IP” yang disiarkan langsung di Beritasatu TV, 3 Februari 2022. (Beritasatu.com/Herman)

Jakarta, Beritasatu.com – Langkah Bukalapak yang telah melantai di bursa saham akan segera diikuti perusahaan rintisan (startup) lainnya. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, saat ini ada empat perusahaan startup yang tengah bersiap melantai di bursa atau initial public offering (IPO), salah satunya GoTo, perusahaan gabungan dua unicorn: Gojek dan Tokopedia.

"Ada empat perusahaan yang masuk kategori startup atau perusahaan teknologi. Saat ini masih dalam proses evaluasi. Mudah-mudahan kalau semua lancar, kita dapat melihat startup ini segera melantai di bursa," kata Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1 PT Bursa Efek Indonesia Adi Pratomo Aryanto dalam program Zooming with Primus bertajuk "Booming Startup IPO" yang disiarkan langsung di Beritasatu TV, Kamis (3/2/2022).

Terkait kepastian kapan GoTo mulai melantai di bursa, Adi mengatakan hal ini bergantung pada pihak GoTo. Adi melihat pihak GoTo masih menunggu momentum yang tepat. Di sisi lain, pihak BEI juga terus berusaha mempercepat proses evaluasi dari dokumen IPO yang disampaikan.

Baca Juga: Jelang IPO, GoTo Amankan Pendanaan Rp 18,5 T

ADVERTISEMENT

"Kami sedang dalam tahapan untuk melakukan evaluasi. Kapan GoTo bisa tercatat di bursa? Tentunya ini kita kembalikan juga ke pihak GoTo sendiri apakah dokumen yang disampaikan ke kami untuk dievaluasi itu sudah lengkap, kemudian apakah juga sudah comply dengan seluruh aturan yang ada di bursa efek dan otoritas jasa keuangan, dan tentunya ini kembali lagi kita serahkan kepada perusahaannya sendiri," kata Adi.

Sampai dengan 28 Januari 2022, total perusahaan yang tercatat di bursa saham Indonesia ada sebanyak 771 perusahaan, di mana pada 2022 tercatat ada lima perusahan baru. Saat ini juga masih ada 26 perusahaan dalam pipeline atau proses evaluasi, empat di antaranya merupakan perusahaan teknologi atau startup.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

GoTo Cetak Laba Bersih Perdana pada Kuartal I 2026

GoTo Cetak Laba Bersih Perdana pada Kuartal I 2026

EKONOMI
Kurangi Kepadatan Mudik, GoTo Fasilitasi Mitra Driver dan Keluarga Mudik Gratis ke 5 Kota

Kurangi Kepadatan Mudik, GoTo Fasilitasi Mitra Driver dan Keluarga Mudik Gratis ke 5 Kota

EKONOMI
GoTo dan Kemenhub Berangkatkan Ribuan Mitra Gojek Mudik Gratis

GoTo dan Kemenhub Berangkatkan Ribuan Mitra Gojek Mudik Gratis

EKONOMI
GOTO Pangkas Kerugian hingga 77 Persen

GOTO Pangkas Kerugian hingga 77 Persen

EKONOMI
GoTo Salurkan BHR untuk Mitra Driver Hari Ini, Cek Selengkapnya!

GoTo Salurkan BHR untuk Mitra Driver Hari Ini, Cek Selengkapnya!

EKONOMI
KPPU: Grab dan GoTo Belum Sampaikan Notifikasi Rencana Merger

KPPU: Grab dan GoTo Belum Sampaikan Notifikasi Rencana Merger

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon