ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ekonomi Digital Prospektif, GoTo Diprediksi Diburu Investor

Rabu, 16 Maret 2022 | 12:33 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The.
Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The. (Dok)

Jakarta, Beritasatu.com - GoTo atau PT GoTo Gojek Tokopedia, perusahaan teknologi Indonesia yang dibentuk dari penggabungan Gojek dan Tokopedia, siap melaksanakan proses penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. Sejalan besarnya potensi ekonomi digital, saham GoTo diprediksi akan diburu investor.

Baca Juga: GoTo Mulai Bookbuilding IPO, Ini Kata Analis

Dalam aksi korporasi ini PT Indo Premier Sekuritas ditunjuk menjadi salah satu penjamin pelaksana emisi efek (lead-underwriter). Direktur Utama PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The mengaku bangga atas kepercayaan GoTo mengingat IPO unicorn ini digadang-gadang bakal menjadi benchmark dan kiblat perusahaan teknologi lainnya untuk ikut melantai di bursa. "Saham GoTo akan diburu investor institusi maupun ritel mengingat prospek ekonomi digital sangat cerah sejalan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan inovasi bisnis yang dilakukan GoTo di masa mendatang," kata dia dalam keterangan tertulisnya Rabu (16/3/2022).

Sebelum pandemi Covid-19, ekonomi digital sektor transportasi online dan e-commerce tumbuh yang tercermin pada gross merchandise value (GMV) yang selalu naik dua digit 50% CAGR (2015-2019) menjadi US$ 40 miliar dari US$ 8 miliar. Pada masa pandemi yang secara umum memicu kontraksi ekonomi konvensional, justru ekonomi digital tumbuh lebih cepat 49% (2020-2021) seiring pembatasan mobilitas sehingga mendorong orang bertransaksi online. "Ekonomi digital yang 2021 diperkirakan mencapai US$ 70 miliar dan diprediksi akan terus tumbuh secara CAGR 20% hingga tahun 2025 menjadi US$ 146 miliar," kata dia..

ADVERTISEMENT

Selain itu, persentase GMV terhadap gross domestikc product (GDP) mengalami peningkatan dari 1% pada tahun 2015 menjadi 6% pada 2021. Diprediksi terus membesar menjadi 10% pada 2025 dan pada tahun 2030 di level 19% menjadi US$ 312 miliar.

Baca Juga: Ajaib: Investor Ritel Sambut Antusias dan Tak Sabar Beli Saham IPO GoTo

GoTo mematok harga saham perdana di kisaran Rp 316-346 per saham. Dengan melepas sebanyak-banyaknya 52 miliar saham seri A, perusahaan berpeluang mengumpulkan dana segar hingga Rp 17,99 triliun "Saham GoTo ditawarkan pada harga menarik dan terjangkau bagi kalangan masyarakat," kata dia.

Pemesanan saham GoTo dapat dilakukan pada saat penawaran awal (book building) dan masa penawaran umum (public offering) lewat aplikasi IPOT EZ milik Indo Premier Sekuritas

Sementara itu, Indo Premier juga telah ditunjuk menjadi official broker dalam program saham Gotong Royong yang merupakan program eksklusif bagi pemangku kepentingan utama di GoTo mulai pelanggan Gojek, konsumen Tokopedia dan mitra usaha yang terdiri dari pedagang Gojek dan GoTo Financial serta penjual Tokopedia untuk dapat membeli saham GoTo melalui alokasi jatah pasti dalam proses penawaran umum perdana (IPO). "Kami melihat program ini sangat positif bagi pertumbuhan pasar modal Indonesia karena akan meningkatkan keterlibatan investor ritel di pasar modal," kata dia.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

GoTo Cetak Laba Bersih Perdana pada Kuartal I 2026

GoTo Cetak Laba Bersih Perdana pada Kuartal I 2026

EKONOMI
Kurangi Kepadatan Mudik, GoTo Fasilitasi Mitra Driver dan Keluarga Mudik Gratis ke 5 Kota

Kurangi Kepadatan Mudik, GoTo Fasilitasi Mitra Driver dan Keluarga Mudik Gratis ke 5 Kota

EKONOMI
GoTo dan Kemenhub Berangkatkan Ribuan Mitra Gojek Mudik Gratis

GoTo dan Kemenhub Berangkatkan Ribuan Mitra Gojek Mudik Gratis

EKONOMI
GOTO Pangkas Kerugian hingga 77 Persen

GOTO Pangkas Kerugian hingga 77 Persen

EKONOMI
GoTo Salurkan BHR untuk Mitra Driver Hari Ini, Cek Selengkapnya!

GoTo Salurkan BHR untuk Mitra Driver Hari Ini, Cek Selengkapnya!

EKONOMI
KPPU: Grab dan GoTo Belum Sampaikan Notifikasi Rencana Merger

KPPU: Grab dan GoTo Belum Sampaikan Notifikasi Rencana Merger

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon