Bookbuilding Berakhir, Pemesanan Saham GoTo Disebut Lebih dari US$ 1 M
Jumat, 25 Maret 2022 | 13:24 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Permintaan investor dalam penawaran umum perdana (initial public offfering/IPO) saham start-up dengan ekosistem terbesar di Indonesia, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), dikabarkan telah mencapai 46,6 miliar saham atau dengan nilai Rp 15,75 triliun atau lebih dari US$ 1 miliar hingga akhir bookbuilding, Kamis (24/3/2022).
Perseroan sebelumnya mengumumkan IPO sebanyak-banyaknya 52 miliar saham seri A atau setara dengan 4,35% saham GoTo. Dari aksi korporasi ini, perseroan membidik dana maksimal Rp 17,99 trililun. GoTo juga menawarkan opsi greenshoe atau penjatahan lebih kepada penjamin pelaksana emisi untuk melakukan penjatahan lebih sampai dengan 7,8 miliar saham seri A dari saham treasuri GoTo.
Kabar di kalangan pelaku pasar menyebutkan bahwa harga penawaran saham GoTo dipersempit ke level Rp 336 – 340 per saham. Harga ini merupakan pilihan terbaik di antara rentang bookbuilding Rp 316 - 346. "Informasinya ada pemesanan 46,6 miliar saham dalam kisaran harga Rp 336-340, sehingga permintaan yang masuk setara dengan Rp 15,75 triliun" ujar sumber ini.
Sementara itu, Reuters melaporkan bahwa GoTo bisa meraup dana senilai US$ 1 miliar dari IPO.
Baca Juga: Ajaib: Investor Ritel Antusias Serap Saham GOTO
Menurut analis yang dekat dengan underwriter, bookbuilding IPO saham GoTo mungkin berpotensi kelebihan permintaan (oversubcribed), jika harga IPO saham berada di level paling bawah Rp 316. Pasalnya, banyak investor yang melakukan pemesanan di harga tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




