IPO, GoTo Bakal Masuk 4 Besar Top Market Cap
Minggu, 27 Maret 2022 | 11:20 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Permintaan saham perdana PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) diprediksi mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed). Tingginya permintaan saham didukung atas basis pelanggan perseroan yang sangat besar dan posisi perseroan sebagai decacorn terbesar di Indonesia.
Kepala Riset Praus Capital Alfred Nainggolan mengatakan, jika data permintaan saham GoTo yang masuk selama bookbuilding mencapai Rp 15,75 triliun di rentang harga Rp 336 – 340 per saham, maka potensi terjadinya kelebihan pemesanan (oversubscribed ) sangat terbuka dengan asumsi target dana maksimal Rp 17,99 triliun. Aplagi saham perseroan belum ditawarkan secara masif ke investor asing.
"Antusiasme investor yang tinggi terhadap saham perseroan ditopang layanan GoTo yang banyak digunakan oleh masyarakat. Misalnya, GoTo memiliki 2,5 juta pengemudi, 14 juta mitra pedagang, dan 55 juta lebih pengguna aplikasi. Hal ini tentu menjadi basis investor perseroan yang kuat untuk menjual sahamnya," terangnya di Jakarta, Jumat (25/3/2022).
Baca Juga: Harga IPO GoTo Rp 338? Pelaku Pasar Sebut Murah
Tidak hanya itu, dia menguraikan, pasca-IPO, saham GoTo bakal menempati urutan ke-4 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di bawah BBCA, BBRI, dan TLKM. Masuknya GoTo ke dalam top-5 market cap akan mengubah komposisi indeks.
"Hal ini tentu akan membuat portofolio, misalnya reksa dana, yang memiliki acuan indeks mau tidak mau harus melakukan penyesuaiaan dengan mamasukan GoTo ke dalam portofollio. Hal ini bisa juga mendorong pembelian saham GoTo di pasar," terangnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




