ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

IPO GoTo Berpotensi Oversubscribed, Cek di Sini

Minggu, 27 Maret 2022 | 15:29 WIB
PS
WP
Penulis: Parluhutan Situmorang | Editor: WBP
Direktur Utama/CEO/Co-Founder PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Go To Andre Soelistyo (ketiga dari kiri) bersama (ki-ka) Direktur & Co-Founder PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Kevin Aluwi, Komisaris & Co-Founder PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk William Tanuwijaya, Direktur Utama Indo Premier Sekurtas, Moleonoto The, Managing Director Capital Market PT Mandiri Sekuritas Silva Halim, Managing Director Investment Banking PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk David Agus saat acara Due Diligence Meeting & Public Expose Penawaran Umum Perdana Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk pada Selasa 15 Maret 2022. 
Direktur Utama/CEO/Co-Founder PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Go To Andre Soelistyo (ketiga dari kiri) bersama (ki-ka) Direktur & Co-Founder PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Kevin Aluwi, Komisaris & Co-Founder PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk William Tanuwijaya, Direktur Utama Indo Premier Sekurtas, Moleonoto The, Managing Director Capital Market PT Mandiri Sekuritas Silva Halim, Managing Director Investment Banking PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk David Agus saat acara Due Diligence Meeting & Public Expose Penawaran Umum Perdana Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk pada Selasa 15 Maret 2022.  (BeritaSatu/Uthan AR)

Jakarta, Beritasatu.com- Permintaan saham perdana (initial public offering/IPO) PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) diprediksi mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed). Tingginya permintaan saham didukung basis pelanggan perseroan yang sangat besar dan posisi GoTo sebagai decacorn terbesar di Indonesia.

Kepala Riset Praus Capital Alfred Nainggolan mengatakan, jika data permintaan saham GoTo yang masuk selama bookbuilding mencapai Rp 15,75 triliun di rentang harga Rp 336 – 340 per saham, maka potensi terjadinya kelebihan pemesanan (oversubscribed) sangat terbuka dengan asumsi target dana maksimal Rp 17,99 triliun. Aplagi saham perseroan belum ditawarkan secara masif ke investor asing.

Baca Juga: IPO, GoTo Bakal Masuk 4 Besar Top Market Cap

"Antusias investor yang tinggi terhadap saham perseroan ditopang layanan GoTo yang banyak digunakan oleh masyarakat. Misalnya, GoTo memiliki 2,5 juta pengemudi, 14 juta mitra pedagang, dan 55 juta lebih pengguna aplikasi. Hal ini tentu menjadi basis investor perseroan yang kuat untuk menjual sahamnya," terangnya di Jakarta, Jumat (25/3/2022).

ADVERTISEMENT

Tidak hanya itu, dia menguraikan, pasca-IPO, saham GoTo bakal menempati urutan ke-4 emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di bawah BBCA, BBRI, dan TLKM. Masuknya GoTo ke dalam top-5 market cap akan mengubah komposisi indeks.

"Hal ini tentu akan membuat portofolio, misalnya reksa dana, yang memiliki acuan indeks mau tidak mau harus melakukan penyesuaiaan dengan mamasukan GoTo ke dalam portofollio. Hal ini bisa juga mendorong pembelian saham GoTo di pasar," terangnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Sebut Nilai IPO GOTO, Nadiem Bantah Rp 4,87 T Hasil Korupsi

Sebut Nilai IPO GOTO, Nadiem Bantah Rp 4,87 T Hasil Korupsi

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon