ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menkominfo: Percepat Adopsi Teknologi Digital UMKM di 13 Kawasan Prioritas

Jumat, 13 Mei 2022 | 22:51 WIB
YP
FS
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: FFS
Menkominfo Johnny G Plate, dalam Peluncuran Program Adopsi Teknologi Digital 4.0 bagi UMKM di Jakarta Pusat, Jumat, 13 Mei 2022.
Menkominfo Johnny G Plate, dalam Peluncuran Program Adopsi Teknologi Digital 4.0 bagi UMKM di Jakarta Pusat, Jumat, 13 Mei 2022. (istimewa)

Johnny menjelaskan, program ini merupakan bentuk pendampingan lanjutan dari program UMKM go digital atau digital onboarding dan bersifat lebih intensif. Melalui fasilitas pendampingan tersebut, diharapkan UMKM produsen sektor pengolahan dapat memperluas akses pemasaran, meningkatkan pendapatan, daya saing inovasi, serta efisiensi dan efektivitas operasional bisnis.

Program adopsi teknologi di era 4.0 untuk UMKM ini bekerja sama dengan program digital entrepreneurship academy dari Kominfo sebagai bagian dari program digital talent scholarship yang diharapkan berlangsung dan terlaksana dengan baik.

Untuk itu, menurut Johnny, dibutuhkan komitmen dukungan kebijakan strategis dari berbagai pihak.

"Termasuk bapak ibu para kepala daerah, kementerian dan lembaga, serta dukungan dari industri itu sendiri baik technology company domestic maupun global technology, serta ekosistem digital nasional kita secara keseluruhan. Kita bersama-sama perlu memastikan kebermanfaatan dan keberlanjutan dari program ini," ajak Johnny.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Kemenkominfo Siap Berikan Pendampingan Kota Cerdas

Menkominfo menilai, di momen-momen seperti saat ini, publik berpihak dan menempatkan penciptaan lapangan pekerjaan sebagai prioritas yang pertama dan UMKM menjadi simpul penting untuk penciptaan lapangan pekerjaan. Baik jumlah maupun kualifikasi lapangan pekerjaan dan kualitas lapangan pekerjaan itu sendiri.

"Oleh karena itu marilah kita lanjutkan momentum sinergi bersama ini, perkuat dukungan dan kolaborasi, bangun orkestrasi nasional secara perbesaran demi mewujudkan Indonesia terkoneksi, makin digital, makin maju," tandasnya.

Kontribusi UMKM pada Pemulihan Pasca Covid-19

Dalam sambutannya, Menkominfo turut memaparkan peran penting sektor ekonomi digital dalam pertumbuhan dan pemulihan ekonomi nasional pascapandemi Covid-19. Menteri Johnny menyatakan, hal itu ditunjukkan dengan peningkatan kontribusi ekonomi digital yang konsisten terhadap produk domestik bruto Indonesia.

"Di tahun 2019 kontribusi-kontribusi ekonomi digital baru sekitar 2,9% yang meningkat menjadi sekitar 4% di tahun 2020 dan kita bersama mengusahakannya agar kontribusi ekonomi digital bagi PDB di tahun 2030 sekitar 18,8%," ungkapnya.

Baca Juga: Indonesia Perlu Dukungan Transformasi Digital

Dengan demikian, diperlukan usaha secara terkoordinasi, terorkestrasi dengan baik di semua lini kehidupan perekonomian digital, baik pemerintah pusat dan daerah, para pelaku usaha, hingga para pembuat undang-undang peraturan.

"Agar usaha bersama kita untuk meningkatkan kontribusi digital ekonomi bagi produk domestik bruto secara bertahap dari tahun ke tahun terus meningkat dan secara signifikan menyumbang GDP Indonesia sebesar 18,8% di tahun 2030," tutur Johnny.

Menurut Johnny, konsistensi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia tentu tidak terlepas dari peran dan kontribusi pelaku UMKM.

"Begitu besar perannya terutama melalui aktivitas perdagangan melalui platform digital. Perdagangan digital atau e-commerce diproyeksikan memiliki kontribusi signifikan terhadap total ekonomi digital Indonesia, yang kita juga perkirakan total terdapat 70.000 pendampingan terhadap UMKM sampai dengan tahun 2024," kata Johnny.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

YouTube Nonaktifkan Akun Anak di Indonesia, Ini Alasannya

YouTube Nonaktifkan Akun Anak di Indonesia, Ini Alasannya

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon