Saham GOTO Bergejolak, Telkom: Ini Bukan Soal Harga
Minggu, 15 Mei 2022 | 17:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Emiten bank digital seperti Bank Jago (ARTO) dan marketplace seperti BukaLapak (BUKA) dan Gojek Tokopedia (GOTO) mengalami koreksi yang cukup dalam sejak bank sentral AS menaikkan suku bunga.
Kebijakan The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) atau 0,50% membuat indeks seluruh saham global mengalami tekanan jual.
Investor berbondong-bondong melepaskan sahamnya dan beralih mengkonversi uangnya ke dolar Amerika. Sementara saham yang banyak dilepas oleh investor saat ini adalah emiten di perusahaan teknologi.
Bahkan Softbank melalui investasinya Vision Fund mencatatkan kerugian rekor kerugian US$ 27 miliar atau Rp 395 triliun akibat penurunan harga saham, efek dari kebijakan The Fed yang menaikkan suku bunga acuannya pekan lalu. Sahamnya pun ditutup anjlok 11 % jika dibandingkan harga saham bulan lalu.
Baca Juga: CEO GoTo: Tidak Ada yang Namanya Perfect Timing
Saham perusahaan teknologi di Indonesia juga mengalami nasib yang mirip dengan investasi yang dilakukan oleh Softbank. Emiten bank digital seperti Bank Jago (ARTO) dan marketplace seperti BukaLapak (BUKA) dan Gojek Tokopedia (GOTO) mengalami koreksi yang cukup dalam.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




